PrakarsaWarga.Com – Rumah tangga aktris Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan tengah berada di ambang perceraian. Keduanya diketahui telah menjalani kehidupan terpisah sebelum proses perceraian resmi bergulir di Pengadilan Agama Jakarta Pusat.
Fakta tersebut disampaikan kuasa hukum Raisya, Machi Ahmad, setelah mendampingi kliennya menjalani sidang cerai perdana pada Selasa (8/9/2026). Sidang tersebut digelar dengan agenda mediasi.
Raisya pun membenarkan bahwa dirinya sudah tidak lagi tinggal bersama Zidan. Ia juga mengakui adanya persoalan dalam rumah tangga yang membuat hubungan mereka berada dalam kondisi sulit.
Menurut Machi, sebelum menikah dengan Zidan, Raisya telah menunjukkan kesediaan untuk mengikuti sejumlah keputusan dalam rumah tangganya. Salah satunya dengan memilih tinggal di Malang dan menghentikan sementara aktivitasnya di dunia entertainment.
“Yang jelas klien saya ini, Raisya, bukan istri durhaka bukan istri yang nusyuz dan sempat mengikuti kemauan juga kok dari suami. Bahkan, dia berdomisili di Malang dan menghentikan kegiatan entertainmentnya lo,” ujar Machi.
Raisya juga mengungkapkan bahwa dirinya memang belum kembali menerima pekerjaan syuting sejak menikah. Keputusan tersebut diambil sebagai bagian dari kesepakatan dalam rumah tangganya.
“Jadi, aku turutin bahkan sampai saat ini aku belum nerima syuting,” tutur Raisya.
Meski begitu, Raisya menegaskan bahwa berhenti dari dunia syuting bukan menjadi alasan utama dirinya memilih mengakhiri pernikahan.
Saat ditanya lebih jauh mengenai masalah yang menjadi dasar perceraian, Raisya memilih untuk tidak mengungkapkannya kepada publik. Ia menyerahkan persoalan tersebut untuk dibahas melalui proses hukum.
Raisya Pilih Serahkan Soal Nafkah kepada Pengacara
Dalam kesempatan tersebut, Raisya juga ditanya mengenai pernyataan pihak Zidan yang menyebut dirinya telah memberikan nafkah sekitar Rp30 juta setiap bulan selama pernikahan.
Alih-alih memberikan penjelasan langsung, Raisya memilih menyerahkan persoalan tersebut kepada kuasa hukumnya.
“Biar lawyer aja yang jawab deh itu,” kata Raisya.
Machi mengatakan pihaknya akan memberikan penjelasan lebih lanjut melalui agenda persidangan. Nantinya, proses perkara juga akan memasuki tahap pemeriksaan saksi.
Ia menegaskan bahwa persoalan rumah tangga pada perkara perceraian pada dasarnya bersifat tertutup. Karena itu, tidak semua masalah antara Raisya dan Zidan dapat disampaikan kepada publik.
Machi juga menyebut kedua pihak telah membicarakan sejumlah hal, termasuk kesepakatan mengenai nafkah mut’ah dan nafkah iddah.
“Kami juga menjaga dari pihak sebelah juga kan seperti itu,” jelas Machi.
Raisya Datang ke Sidang Bersama Ibunda
Dalam sidang perdananya, Raisya tidak datang seorang diri. Ia terlihat didampingi oleh sang ibunda.
Raisya mengaku telah membicarakan keputusannya untuk berpisah dengan sang ibu. Namun, pembicaraan tersebut belum menemukan jalan keluar untuk mempertahankan rumah tangganya.
“Tadi ada mama di belakang. Diskusi secara pribadi pasti sudah, cuma memang nggak ketemu titik temunya jadi ya sudah,” ungkap Raisya.
Meski proses perceraian terus berjalan, Machi memastikan pihaknya tetap mengedepankan penyelesaian secara baik-baik. Ia juga tidak menutup kemungkinan adanya perdamaian apabila kedua pihak nantinya menemukan kesepakatan.
“Kami kuasa hukum tidak mencampuri, kalaupun nanti ada perdamaian, ya kami bersyukur dan apabila tidak ada kesepakatan, ya kami juga sebagai lawyer profesional akan mengawal kasus ini,” kata Machi.
Di sisi lain, Raisya mengaku mulai merindukan kembali aktivitasnya sebagai aktris. Setelah cukup lama tidak menerima tawaran syuting, ia berharap dapat kembali bekerja di dunia entertainment.
Namun, untuk saat ini Raisya masih memilih menunggu proses perceraiannya dengan Muhammad Zidan selesai sebelum kembali mengambil pekerjaan syuting.







