Konser The Weeknd dan Pestapora Disebut Putar Ekonomi Jakarta Hampir Rp250 Miliar

PrakarsaWarga.Com — Gelaran musik berskala besar kembali menunjukkan dampaknya terhadap aktivitas ekonomi di Jakarta. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut festival Pestapora dan konser The Weeknd turut menggerakkan perekonomian Ibu Kota hingga hampir Rp250 miliar dalam kurun waktu dua hari.

Pernyataan tersebut disampaikan Pramono saat meninjau kawasan Kali Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, pada Senin (28/9/2026).

Menurut Pramono, besarnya aktivitas ekonomi yang muncul bersamaan dengan penyelenggaraan acara musik menjadi salah satu gambaran meningkatnya aktivitas industri hiburan di Jakarta.

“Dalam pelaksanaan Pestapora dan juga The Weeknd selama dua hari ini, ekonomi bergerak di Jakarta akibat itu hampir Rp250 miliar,” kata Pramono.

Konser Musik Beri Dampak ke Ekonomi Jakarta

Pramono menilai penyelenggaraan festival dan konser berskala besar tidak hanya berkaitan dengan hiburan. Kehadiran ribuan penonton dan pihak yang terlibat dalam acara turut menciptakan aktivitas ekonomi di berbagai sektor.

Pergerakan tersebut mencakup kegiatan yang berkaitan dengan penyelenggaraan acara hingga aktivitas masyarakat selama berada di Jakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga melihat geliat industri pertunjukan sebagai bagian dari perkembangan Jakarta sebagai kota yang semakin sering menjadi tujuan penyelenggaraan acara berskala internasional.

Jakarta Semakin Banyak Gelar Pertunjukan Internasional

Pramono sebelumnya menceritakan pertemuannya dengan pihak New York University ketika melakukan kunjungan ke New York. Dalam pertemuan tersebut, dia menyebut perkembangan Jakarta sebagai lokasi pertunjukan musisi internasional turut mendapat perhatian.

Sejumlah nama musisi internasional disebut Pramono dalam konteks perkembangan tersebut. Selain The Weeknd, dia menyebut Ye dan Westlife, serta Andrea Bocelli yang dijadwalkan tampil di kawasan Borobudur.

Pramono juga menyinggung rencana penampilan Westlife di Jakarta serta kehadiran Ye dalam rangkaian pertunjukan di kawasan Asia dan Oseania.

Menurutnya, semakin banyaknya artis internasional yang memasukkan Jakarta dalam agenda pertunjukan memberikan warna baru bagi industri hiburan di Ibu Kota.

Konser Jadi Bagian dari Perkembangan Kota Global

Bagi Pramono, meningkatnya jumlah pertunjukan musik internasional di Jakarta juga berkaitan dengan upaya memperkuat posisi kota tersebut di tingkat global.

Dia menyebut penyelenggaraan acara berskala besar dapat menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan terhadap Jakarta sebagai lokasi berbagai kegiatan internasional.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebelumnya juga menyoroti acara hiburan internasional sebagai salah satu aktivitas yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi kota.

Dengan adanya festival lokal dan konser musisi internasional dalam waktu berdekatan, Jakarta tidak hanya menjadi tempat berlangsungnya pertunjukan, tetapi juga menjadi lokasi berputarnya aktivitas ekonomi yang mengikuti gelaran tersebut.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

BI Belum Bahas Aturan Baru SAL, Destry Damayanti Serahkan Penjelasan ke Kemenkeu

BI Belum Bahas Aturan Baru SAL, Destry Damayanti Serahkan Penjelasan ke Kemenkeu

Foto Jimmy Masrin Ditemukan di Rumah Mewah Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen PAS

Foto Jimmy Masrin Ditemukan di Rumah Mewah Lapas Cibinong, Ini Penjelasan Ditjen PAS

Konser The Weeknd dan Pestapora Disebut Putar Ekonomi Jakarta Hampir Rp250 Miliar

Konser The Weeknd dan Pestapora Disebut Putar Ekonomi Jakarta Hampir Rp250 Miliar

Jakarta Masuk Peringkat 140 Kota Global Dunia Versi Oxford Economics 2026

Jakarta Masuk Peringkat 140 Kota Global Dunia Versi Oxford Economics 2026

Ketahuan Punya Istri, Pria Ini Diduga Siram Air Keras ke Istri Siri hingga Meninggal

Ketahuan Punya Istri, Pria Ini Diduga Siram Air Keras ke Istri Siri hingga Meninggal

KPAI Minta Dugaan Kekerasan Seksual Guru terhadap Siswi ICM Diproses Secara Hukum

KPAI Minta Dugaan Kekerasan Seksual Guru terhadap Siswi ICM Diproses Secara Hukum