PrakarsaWarga.Com – Presiden Prabowo Subianto melakukan perombakan sejumlah posisi penting dalam pemerintahan pada Kamis (1/10/2026). Reshuffle Kabinet Merah Putih tersebut tidak hanya mengubah susunan menteri, tetapi juga memindahkan sejumlah pejabat ke posisi strategis lainnya.
Salah satu perubahan yang menjadi perhatian adalah pergantian pucuk pimpinan Polri. Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang sebelumnya menjabat Kapolri kini dipercaya sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Posisi Kapolri kemudian diisi Komjen Pol Suyudi Ario Seto.
Perpindahan Listyo Sigit menandai perubahan besar dalam ruang lingkup tugasnya. Setelah lebih dari lima tahun memimpin Polri, ia kini berada di lingkungan Istana untuk menjalankan fungsi Kepala Staf Kepresidenan.
Sementara itu, Suyudi Ario Seto membawa pengalaman dari Badan Narkotika Nasional (BNN) ke pucuk pimpinan Polri. Pergantian ini membuat kepemimpinan kepolisian memasuki fase baru setelah era Listyo Sigit.
Dudung Beralih dari KSP ke Menko Polkam
Perubahan posisi juga terjadi pada Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman. Setelah sebelumnya menjabat Kepala Staf Kepresidenan, Dudung kini dipercaya menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), menggantikan Djamari Chaniago.
Dudung sebelumnya menjabat KSP sejak April 2026. Dengan posisi barunya, ia kembali berada di lingkup kerja yang berkaitan erat dengan sektor politik dan keamanan.
Perpindahan Dudung dan Listyo Sigit menciptakan perubahan posisi yang saling berkaitan. Dudung meninggalkan KSP untuk masuk ke jajaran menteri koordinator, sedangkan posisi yang ditinggalkannya diisi oleh Listyo Sigit.
Sugiono Jadi Menko PMK, Arrmanatha Nasir Menlu
Perubahan lainnya terjadi di Kementerian Luar Negeri. Sugiono yang sebelumnya menjabat Menteri Luar Negeri kini dipercaya sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK).
Posisi Menlu kemudian diisi Arrmanatha Christiawan Nasir. Ia merupakan diplomat karier yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Luar Negeri. Presiden Prabowo melantik Arrmanatha sebagai Menlu pada 1 Oktober 2026.
Perubahan tersebut membuat sejumlah pejabat yang sebelumnya berada di posisi strategis tetap berada dalam pemerintahan, tetapi dengan tanggung jawab yang berbeda.
Rangkaian Pergeseran Pejabat
Selain perubahan di posisi Kapolri, KSP, Menko Polkam, Menko PMK, dan Menlu, reshuffle juga mencakup sejumlah kementerian, wakil menteri, badan dan lembaga negara.
Dengan demikian, reshuffle 1 Oktober 2026 tidak hanya menjadi pergantian sejumlah pejabat, tetapi juga memperlihatkan adanya pergeseran penugasan di antara figur yang sudah berada dalam pemerintahan.
Kini, perhatian berikutnya tertuju pada pelaksanaan tugas masing-masing pejabat di posisi barunya, terutama Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri dan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Staf Kepresidenan.









