200 Mahasiswa Palestina Dapat Beasiswa S2 di Indonesia, Total Dana Rp22 Miliar

PrakarsaWarga.Com – Sebanyak 200 mahasiswa asal Palestina akan mendapat kesempatan melanjutkan pendidikan jenjang magister (S2) di Indonesia melalui program beasiswa yang digagas Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek).

Program tersebut diluncurkan bersamaan dengan penandatanganan nota kesepahaman antara BAZNAS dan Kemdiktisaintek pada Rabu (9/9/2026). Kerja sama ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat.

200 Mahasiswa Palestina Kuliah di 22 Kampus

Sebanyak 200 mahasiswa Palestina akan menempuh pendidikan di 22 perguruan tinggi mitra di Indonesia.

Untuk mendukung program tersebut, BAZNAS menyiapkan anggaran sebesar Rp22 miliar. Dana itu akan digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan para penerima beasiswa selama menjalani studi.

Mendiktisaintek Brian Yuliarto mengatakan program ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan jumlah mahasiswa asing di perguruan tinggi Indonesia.

Menurutnya, kehadiran mahasiswa Palestina di kampus-kampus Indonesia dapat ikut membangun suasana akademik yang lebih internasional.

Beasiswa untuk Lulusan S1 yang Ingin Lanjut S2

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan KH Idy Muzayyad menjelaskan, Beasiswa Palestina BAZNAS merupakan skema baru bantuan untuk masyarakat Palestina.

Program tersebut dibuat dengan mempertimbangkan kondisi Palestina yang masih mengkhawatirkan. Bantuan dalam bentuk pemulihan langsung dinilai belum dapat dilakukan secara optimal.

Karena itu, BAZNAS memilih jalur pendidikan dengan memberikan kesempatan kepada mahasiswa Palestina yang telah menyelesaikan pendidikan S1 untuk melanjutkan studi S2 di Indonesia.

Mahasiswa Palestina yang sebelumnya sudah menyelesaikan S1 di Indonesia juga dapat menjadi penerima program tersebut.

Kemdiktisaintek Berperan Menjaring Mahasiswa

Dalam pelaksanaannya, Kemdiktisaintek bertugas melakukan penjaringan mahasiswa Palestina yang akan menerima beasiswa.

Program ini tidak hanya memberikan kesempatan kuliah, tetapi juga menyediakan sejumlah dukungan selama penerima menjalani pendidikan.

Fasilitas yang diberikan meliputi:

– Biaya pendidikan
– Biaya hidup
– Biaya praktikum
– Biaya buku
– Pembinaan selama masa studi

Dukungan tersebut diharapkan membantu penerima beasiswa menyelesaikan pendidikan S2 sekaligus memperoleh pengalaman akademik di Indonesia.

Pendidikan Jadi Jembatan Kerja Sama Indonesia-Palestina

Program Beasiswa Cendekia Palestina dan Dalam Negeri menjadi salah satu bentuk kerja sama BAZNAS dan Kemdiktisaintek dalam memperluas akses pendidikan tinggi.

Bagi Indonesia, kehadiran mahasiswa asing juga dapat memperkuat atmosfer internasional di perguruan tinggi. Sementara bagi mahasiswa Palestina, program ini membuka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di tengah situasi yang masih sulit di negara asal mereka.

Dengan demikian, beasiswa tidak hanya menjadi dukungan pendidikan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari upaya membangun hubungan akademik dan kemanusiaan antara Indonesia dan Palestina. (RFA)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Kirana Larasati Putus Kerja Sama dengan Nellava, Ini Alasannya

Kirana Larasati Putus Kerja Sama dengan Nellava, Ini Alasannya

Kirana Larasati Siap Beri Keterangan soal Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp 25 Miliar

Kirana Larasati Siap Beri Keterangan soal Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp 25 Miliar

Peta Dunia di Buku Sekolah Bisa Menyesatkan? Ini Perbedaan Mercator dan Equal Earth

Peta Dunia di Buku Sekolah Bisa Menyesatkan? Ini Perbedaan Mercator dan Equal Earth

UI Perketat Publikasi Ilmiah, Dosen yang Terbitkan Artikel di Jurnal Predator Bisa Kena Sanksi

UI Perketat Publikasi Ilmiah, Dosen yang Terbitkan Artikel di Jurnal Predator Bisa Kena Sanksi

DPR Tutup Masa Sidang, Puan Maharani Soroti Nasib Pekerja Kontrak hingga Pengawasan Lapas

DPR Tutup Masa Sidang, Puan Maharani Soroti Nasib Pekerja Kontrak hingga Pengawasan Lapas

BRAN Percepat Pembenahan Organisasi, Dedi Prasetyo Pastikan Reforma Agraria Lebih Efektif

BRAN Percepat Pembenahan Organisasi, Dedi Prasetyo Pastikan Reforma Agraria Lebih Efektif