PrakarsaWarga.Com – Kabar duka datang dari dunia hiburan Tanah Air. Aktor Bertrand Antolin mengabarkan bahwa sosok ayah yang telah membesarkannya sejak kecil meninggal dunia. Melalui media sosial pribadinya, Bertrand sekaligus memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Dalam pernyataannya, Bertrand menjelaskan bahwa sosok yang berpulang bukanlah ayah kandungnya, melainkan ayah sambung yang telah hadir dan berperan sebagai figur ayah sejak dirinya berusia dua tahun.
Meski kedua orang tuanya telah berpisah ketika Bertrand menginjak usia 19 tahun, hubungan mereka tetap terjalin dengan baik. Baginya, almarhum tetap merupakan seorang ayah yang memiliki tempat istimewa dalam hidupnya.
Selain menyampaikan kabar duka, Bertrand juga meminta maaf kepada keluarga besar, sahabat, rekan kerja, hingga sejumlah pejabat yang berniat mengirimkan karangan bunga maupun menyampaikan belasungkawa secara langsung.
Ia mengungkapkan bahwa keluarga memilih menjalankan seluruh prosesi pemakaman secara sederhana dan tertutup tanpa menggunakan rumah duka. Keputusan tersebut diambil agar keluarga dapat fokus mendampingi almarhum tanpa terganggu oleh berbagai aktivitas di luar prosesi keluarga.
Seluruh rangkaian pemulasaraan jenazah dilakukan secara langsung, mulai dari rumah sakit, kamar jenazah, hingga proses kremasi. Bertrand mengaku sebagian besar proses administrasi dan persiapan dilakukan bersama sang adik, termasuk mengurus peti jenazah, sakramen terakhir, hingga misa pelepasan.
Sementara itu, sang ibu baru diberi kabar dan hadir saat prosesi kremasi berlangsung. Situasi tersebut membuat keluarga harus menghadapi kehilangan dengan penuh ketabahan di tengah berbagai urusan yang harus segera diselesaikan.
Di balik kepergian ayah sambungnya, Bertrand juga mengungkapkan masih menyimpan rasa sedih, kecewa, dan marah. Ia menilai terdapat sejumlah hal dalam proses penanganan medis yang masih menjadi bahan renungan bagi keluarga.
Meski demikian, ia memilih berusaha menerima kenyataan dan menyerahkan semuanya kepada kehendak Tuhan. Bertrand mengaku dirinya bersama keluarga masih membutuhkan waktu untuk memproses duka yang begitu mendalam.
Melalui klarifikasi tersebut, Bertrand Antolin berharap masyarakat dapat memahami situasi yang sedang dihadapi keluarganya sekaligus menghormati privasi mereka selama masa berkabung.







