PrakarsaWarga.Com – Thalita Latief tengah berduka setelah sang ayah, Riki Isman Latief, meninggal dunia pada usia 67 tahun. Aktris tersebut mengungkapkan bagaimana dirinya dan keluarga mendampingi sang ayah hingga berada di detik-detik terakhir kehidupannya.
Riki Isman Latief sebelumnya menjalani operasi bypass Bentall. Setelah menjalani perawatan, kondisi kesehatannya mengalami penurunan hingga harus mendapatkan penanganan intensif di ruang ICU di Padang, Sumatera Barat.
Thalita mengaku tidak langsung berada di Padang sejak awal perawatan. Ia sempat tetap di Jakarta untuk mengurus putranya yang masih bersekolah. Sementara itu, sang ibu dan kakaknya lebih dahulu berada di Padang untuk mendampingi sang ayah.
“Aku 2,5 minggu terakhir aku di sana mendampingi ayah di ICU. Sebelumnya ada ibuku sama kakak. Karena anakku sekolah, nggak mungkin ditinggal sendiri,” ujar Thalita saat ditemui di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan, Kamis (10/9/2026).
Ketika kondisi sang ayah mulai memburuk, Thalita kemudian berangkat ke Padang. Ia memilih berada di sisi ayahnya bersama keluarga besar selama masa kritis tersebut.
Menurut Thalita, seluruh keluarga akhirnya berkumpul untuk memberikan dukungan kepada Riki. Mereka terus menemani sang ayah hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.
“Jadi kita keluarga lengkap nemenin dia selama dia kritis sampai akhirnya pergi, kita semua lengkap di sana,” tuturnya.
Komunikasi dengan Ayah Semakin Terbatas
Selama berada di ICU, Thalita menyebut komunikasi dengan ayahnya sudah sangat terbatas. Kondisi Riki yang semakin menurun membuatnya tidak lagi bisa berbicara seperti biasa.
Saat masih memiliki sedikit kesadaran, sang ayah lebih banyak berkomunikasi menggunakan kode. Thalita mengatakan, keluhan yang disampaikan ayahnya antara lain merasa sakit, lelah, dan sesak.
Meski tidak banyak percakapan yang bisa dilakukan, Thalita dan keluarga tetap berada di dekat Riki. Kehadiran keluarga menjadi bentuk dukungan mereka selama masa-masa terakhir tersebut.
Jenazah Riki Isman Latief Dibawa dari Padang ke Jakarta
Setelah Riki Isman Latief meninggal dunia, keluarga kemudian mengurus proses pemulangan jenazah dari Padang ke Jakarta.
Thalita mengakui proses perjalanan dari luar kota cukup melelahkan bagi keluarga. Namun, ia bersyukur seluruh proses pemindahan jenazah sang ayah dapat berjalan dengan lancar.
“Kemarin memang kita semua juga ke sininya agak repot dari luar kota ke Jakarta, tapi akhirnya semuanya alhamdulillah lancar,” kata Thalita.
Kepergian Riki Isman Latief meninggalkan duka mendalam bagi Thalita dan keluarga. Namun, Thalita bersyukur dapat berada di sisi sang ayah bersama keluarga pada masa-masa terakhirnya.








