PrakarsaWarga.Com – Popularitas sebuah produk di media sosial kini sering menjadi alasan utama masyarakat untuk langsung melakukan pembelian. Ulasan dari influencer, konten viral di TikTok, hingga rating tinggi di marketplace memang mampu meningkatkan kepercayaan konsumen. Namun, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) mengingatkan agar masyarakat tidak hanya terpaku pada tren sebelum memutuskan untuk checkout.
BPOM menegaskan bahwa produk yang viral belum tentu telah memenuhi standar keamanan dan kualitas. Masih ditemukan berbagai produk yang beredar tanpa izin edar resmi, memiliki klaim berlebihan (overclaim), atau belum terbukti aman untuk digunakan maupun dikonsumsi.
Produk ilegal tersebut dapat ditemukan di berbagai kategori, mulai dari kosmetik, obat tradisional, suplemen kesehatan, hingga pangan olahan. Jika tidak teliti, konsumen berisiko mengalami kerugian, baik dari sisi kesehatan maupun finansial.
Untuk itu, BPOM mengimbau masyarakat agar selalu menerapkan prinsip Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli atau menggunakan suatu produk, terutama yang dipasarkan melalui platform digital. Langkah sederhana ini dinilai mampu membantu konsumen menghindari produk yang tidak memenuhi standar keamanan.
Sebagai upaya meningkatkan edukasi kepada masyarakat, detikcom bersama BPOM menggelar Detik Leaders Forum bertajuk “Produk Viral, Sebelum Checkout Apa yang Perlu Dicek?”. Forum ini akan membahas pentingnya menjadi konsumen yang cerdas di tengah maraknya tren belanja online dan promosi produk di media sosial.
Sejumlah narasumber dari berbagai sektor dijadwalkan hadir dalam diskusi tersebut, di antaranya Kepala BPOM Taruna Ikrar, Ketua Umum Asosiasi Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) Sancoyo Antarikso, Ketua Umum Gabungan Produsen Makanan Minuman Indonesia (GAPMMI) Adhi S. Lukman, serta Head of PC Social Capabilities and Consumer Market Insight Unilever Indonesia Distya Tarworo Endri.
Para pembicara akan mengulas berbagai tantangan yang muncul akibat fenomena produk viral, mulai dari potensi risiko bagi konsumen, pentingnya pengawasan produk, hingga peran pemerintah, pelaku industri, dan asosiasi dalam menciptakan ekosistem perdagangan yang lebih aman dan bertanggung jawab.
Selain itu, forum ini juga akan membahas langkah-langkah yang telah dilakukan untuk memperkuat perlindungan konsumen serta mendorong peredaran produk yang telah memenuhi standar keamanan, mutu, dan manfaat.
Melalui edukasi yang berkelanjutan, masyarakat diharapkan semakin teliti sebelum membeli produk secara online. Tidak hanya tergiur oleh ulasan positif atau promosi dari influencer, tetapi juga memastikan produk memiliki izin edar resmi sehingga keamanan dan kualitasnya lebih terjamin.









