Sesak Saat Naik Tangga Jangan Diabaikan, Bisa Berkaitan dengan Gangguan Irama Jantung

PrakarsaWarga.com – Napas terengah-engah setelah menaiki tangga merupakan hal yang cukup umum, terutama ketika tubuh belum terbiasa melakukan aktivitas fisik. Namun, jika sesak napas terasa tidak wajar, muncul berulang, atau terjadi meski aktivitas yang dilakukan tergolong ringan, kondisi tersebut sebaiknya tidak diabaikan.

Sesak napas saat beraktivitas bisa disebabkan oleh berbagai faktor. Salah satunya adalah gangguan pada jantung, termasuk masalah irama jantung atau aritmia.

Spesialis jantung dan pembuluh darah dari Siloam Hospitals TB Simatupang, dr Budi Ario Tejo, SpJP(K), menjelaskan bahwa sesak ketika menaiki tangga tidak otomatis berarti seseorang mengalami aritmia.

Menurutnya, keluhan tersebut bisa saja berkaitan dengan kondisi fisik yang kurang terlatih. Ketika tubuh jarang berolahraga, kemampuan jantung dan sistem pernapasan dalam menghadapi aktivitas fisik juga dapat lebih rendah.

Namun, ada kemungkinan lain yang perlu diperhatikan, yakni gangguan irama jantung atau menurunnya kemampuan jantung dalam memompa darah.

Waspadai Jika Detak Jantung Tidak Meningkat

Salah satu kondisi yang berkaitan dengan gangguan irama jantung adalah bradiaritmia. Kondisi ini menyebabkan detak jantung menjadi terlalu lambat.

Secara umum, bradikardia didefinisikan sebagai denyut jantung kurang dari 60 kali per menit ketika seseorang sedang beristirahat. Namun, denyut yang rendah tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit karena dapat ditemukan pada kondisi tertentu, misalnya pada orang yang sangat bugar.

Untuk mengetahui apakah keluhan berkaitan dengan gangguan irama, dokter dapat menilai respons denyut jantung ketika tubuh melakukan aktivitas.

Saat menaiki tangga atau melakukan aktivitas fisik, detak jantung seharusnya mengalami peningkatan untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Jika denyut jantung tidak meningkat sebagaimana mestinya meskipun aktivitas bertambah, kondisi tersebut dapat menjadi petunjuk adanya gangguan irama tertentu.

Selain masalah irama, sesak saat aktivitas juga dapat berkaitan dengan kemampuan pompa jantung yang menurun. Dalam kondisi tersebut, aktivitas yang tidak terlalu berat sudah dapat memunculkan keluhan.

Kapan Pacemaker Dibutuhkan?

Pada pasien dengan bradiaritmia tertentu, dokter dapat mempertimbangkan penggunaan alat pacu jantung atau pacemaker. Alat tersebut berfungsi membantu menjaga denyut jantung agar tetap berada pada ritme yang sesuai.

Pacemaker tersedia dalam beberapa jenis, termasuk perangkat konvensional dan teknologi leadless pacemaker yang tidak menggunakan kabel seperti pada sistem pacemaker tradisional.

Pemilihan jenis alat tidak bisa disamaratakan karena harus mempertimbangkan kondisi setiap pasien.

Pada pasien lanjut usia yang memiliki kondisi tubuh rentan atau kulit yang lebih tipis, pemasangan pacemaker konvensional dapat memiliki pertimbangan risiko tertentu, termasuk risiko infeksi.

Kondisi lain yang juga memerlukan perhatian adalah pasien yang menjalani cuci darah secara rutin. Akses pembuluh darah besar yang digunakan untuk dialisis menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dokter ketika menentukan pilihan terapi.

Sesak Napas Saat Aktivitas Perlu Dicermati

Sesak setelah menaiki tangga memang tidak selalu menunjukkan masalah jantung. Kurangnya aktivitas fisik, kelelahan, atau kondisi tubuh yang sedang tidak fit juga dapat menyebabkan napas lebih cepat.

Meski begitu, keluhan yang terasa berlebihan, sering berulang, atau disertai gejala lain sebaiknya tidak dianggap sepele. Pemeriksaan medis diperlukan untuk mengetahui penyebabnya secara tepat.

Kesimpulannya, sesak napas saat naik tangga bukan otomatis tanda aritmia. Namun, jika keluhan muncul berulang dan terasa tidak sesuai dengan aktivitas yang dilakukan, pemeriksaan jantung dapat membantu memastikan penyebabnya.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Lautaro Martinez Tegaskan Pilihan: Bertahan di Inter Milan, Bukan Barcelona

Lautaro Martinez Tegaskan Pilihan: Bertahan di Inter Milan, Bukan Barcelona

Dani Olmo Soroti Sikap Atletico Madrid soal Julian Alvarez ke Barcelona

Dani Olmo Soroti Sikap Atletico Madrid soal Julian Alvarez ke Barcelona

Sesak Saat Naik Tangga Jangan Diabaikan, Bisa Berkaitan dengan Gangguan Irama Jantung

Sesak Saat Naik Tangga Jangan Diabaikan, Bisa Berkaitan dengan Gangguan Irama Jantung

Air Lemon Bukan Pembakar Lemak Perut, Ini Penjelasan Ahli

Air Lemon Bukan Pembakar Lemak Perut, Ini Penjelasan Ahli

Sanksi AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terancam Kehilangan Kesempatan Kuliah

Sanksi AS Hentikan TOEFL dan GRE di Iran, Pelajar Terancam Kehilangan Kesempatan Kuliah

150 Siswa dan Guru di Tana Toraja Diduga Keracunan, Satgas MBG Ungkap Waktu Munculnya Gejala

150 Siswa dan Guru di Tana Toraja Diduga Keracunan, Satgas MBG Ungkap Waktu Munculnya Gejala