Waspada Penipuan Program Makan Bergizi Gratis, Jual Beli Titik Dapur SPPG Diduga Marak

PrakarsaWarga.Com – Isu jual beli titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tengah ramai diperbincangkan di masyarakat. Dugaan praktik tersebut kini menjadi perhatian Badan Gizi Nasional (BGN) yang langsung melakukan investigasi untuk menelusuri kemungkinan adanya penipuan.

Kepala BGN Dadan Hindayana mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur berbagai tawaran bisnis yang mengatasnamakan program MBG. Terlebih jika ada pihak yang meminta sejumlah uang dengan janji bisa membuka atau mendapatkan titik dapur SPPG.

BGN juga mengungkapkan bahwa sistem terkait pengelolaan titik SPPG sebenarnya sudah ditutup, sehingga masyarakat perlu waspada terhadap informasi yang beredar. Bahkan, sempat beredar kabar mengenai penawaran titik dapur dengan harga hingga Rp200 juta.

Sementara itu, kasus dugaan penipuan juga dilaporkan terjadi di Perumahan Pondok Permata, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Seorang perempuan diduga menawarkan peluang membuka dapur SPPG dengan iming-iming keuntungan besar kepada masyarakat.

BGN pun meminta masyarakat yang menemukan praktik mencurigakan terkait jual beli titik SPPG untuk segera melapor melalui Sentra Aduan Gizi Indonesia (SAGI) di Call Center 127 agar dapat ditindaklanjuti.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Jejak SBLC Rp334 Juta: LIN Telusuri Dokumen PT BAT hingga Alamat Kantor yang Kosong

Jejak SBLC Rp334 Juta: LIN Telusuri Dokumen PT BAT hingga Alamat Kantor yang Kosong

Gus Ipul Soroti Muktamar ke-35 NU: Kompetisi Sejuk, Kepemimpinan Tetap Bermartabat

Gus Ipul Soroti Muktamar ke-35 NU: Kompetisi Sejuk, Kepemimpinan Tetap Bermartabat

Gambut Kering Jadi Pemicu Karhutla, Pakar ITB Ungkap Cara Menekan Risikonya

Gambut Kering Jadi Pemicu Karhutla, Pakar ITB Ungkap Cara Menekan Risikonya

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Identifikasi 8 Terduga Pelaku

Penembakan Tiga ASN di Jayawijaya, Polisi Identifikasi 8 Terduga Pelaku

Prabowo Ungkap Alasan Lebih Suka Pidato Tanpa Teks

Prabowo Ungkap Alasan Lebih Suka Pidato Tanpa Teks

MUI Maafkan Abah Setu, Namun Dugaan Penghinaan Nabi Tetap Diminta Diproses Hukum

MUI Maafkan Abah Setu, Namun Dugaan Penghinaan Nabi Tetap Diminta Diproses Hukum