Evolusi Lift: Dari Tenaga Uap hingga Melaju 74 Km/Jam

PrakarsaWarga.com – Lift menjadi fasilitas penting di gedung bertingkat. Namun, teknologi ini ternyata memiliki sejarah panjang dan mengalami banyak perkembangan.

Lift penumpang mulai digunakan pada 1857 di Haughwout Department Store, New York, Amerika Serikat. Saat itu, lift masih menggunakan tenaga uap dengan kecepatan sekitar 12 meter per menit.

Sebelumnya, lift lebih banyak digunakan untuk mengangkut barang. Perkembangan penting terjadi ketika Elisha Otis memperkenalkan sistem rem keselamatan yang kemudian menjadi bagian penting dalam teknologi lift.

Kini, lift mampu bergerak jauh lebih cepat. Lift di Shanghai Tower, China, dapat mencapai kecepatan sekitar 20,5 meter per detik atau 73,8 km/jam dan membawa penumpang dari lantai dasar ke lantai 118 dalam sekitar 55 detik.

Menariknya, lift juga pernah dibuat tanpa pintu. Lift bernama paternoster menggunakan kabin yang terus bergerak dan sempat populer di sejumlah negara Eropa. Namun, karena alasan keselamatan, penggunaannya kini semakin terbatas.

Cermin yang sering ditemukan di dalam lift juga memiliki fungsi, salah satunya membantu membuat ruang terasa lebih luas dan mengurangi ketidaknyamanan berada di ruang sempit.

Dari lift bertenaga uap hingga mampu melaju hampir 74 km/jam, teknologi lift terus berkembang mengikuti kebutuhan manusia.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Usai Sidak Proyek, Tim DPD LIN Sulsel Terima Aduan Warga Sapanang: Tanah Dipakai Kai Untuk Rel Kereta 3 Tahun Belum Dibayar

Usai Sidak Proyek, Tim DPD LIN Sulsel Terima Aduan Warga Sapanang: Tanah Dipakai Kai Untuk Rel Kereta 3 Tahun Belum Dibayar

Posyandu Remaja RW 08 Kayumanis Ramai! 30 Peserta Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Posyandu Remaja RW 08 Kayumanis Ramai! 30 Peserta Ikuti Pemeriksaan Kesehatan

Dua Bupati Terseret Kasus Korupsi dalam Sepekan, Diduga Terlibat Suap Proyek dan Perizinan

Dua Bupati Terseret Kasus Korupsi dalam Sepekan, Diduga Terlibat Suap Proyek dan Perizinan

Jokowi Resmi Gabung PSI, Pengamat Sebut Elektabilitas Partai Bisa Terdongkrak

Jokowi Resmi Gabung PSI, Pengamat Sebut Elektabilitas Partai Bisa Terdongkrak

Kuliah di India Lebih Murah dari Indonesia? Lulusan Gujarat University Ungkap Biayanya

Kuliah di India Lebih Murah dari Indonesia? Lulusan Gujarat University Ungkap Biayanya

Guru Madrasah Bisa Mengajar di Luar Negeri, Ini Formasi SILN dan CLC yang Dibuka

Guru Madrasah Bisa Mengajar di Luar Negeri, Ini Formasi SILN dan CLC yang Dibuka