PrakarsaWarga.Com – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terus mendorong peningkatan kualitas hunian warga melalui program bedah rumah. Terbaru, sebanyak 26 unit rumah di berbagai wilayah Jakarta resmi direnovasi dan diserahkan kepada warga yang membutuhkan.
Peresmian dilakukan di kawasan Jakarta Barat, disertai penyerahan kunci secara simbolis kepada penerima manfaat. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Baznas Bazis DKI Jakarta sebagai upaya menghadirkan rumah yang layak, aman, dan sehat.
Puluhan rumah tersebut tersebar di beberapa wilayah, mulai dari Jakarta Pusat, Barat, Selatan hingga Utara. Setiap unit direnovasi dengan anggaran sekitar Rp50 hingga Rp55 juta, dengan waktu pengerjaan berkisar tiga minggu hingga satu bulan.
Tak hanya itu, selama proses renovasi berlangsung, biaya tempat tinggal sementara juga ditanggung oleh Baznas Bazis, sehingga warga tetap memiliki tempat tinggal yang layak.
Pramono menegaskan, program ini akan terus diperluas dengan target ambisius sebanyak 633 rumah yang akan dibedah pada tahun 2026. Ia juga mendorong kolaborasi lintas sektor, termasuk BUMD, BUMN, hingga pihak swasta, agar manfaat program bisa dirasakan lebih luas oleh masyarakat.
Program ini sekaligus menjadi bentuk pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah agar tepat sasaran, khususnya bagi warga kurang mampu. Masyarakat yang ingin mengajukan bantuan dapat melapor melalui RT/RW setempat untuk kemudian diproses di tingkat kelurahan.

