GARDU MERAH PUTIH Dukung Prabowo, Sebut Kritik Tetap Penting bagi Pemerintah

PrakarsaWarga.Com – Jakarta, — Organisasi kemasyarakatan GARDU MERAH PUTIH menyatakan komitmennya mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto sekaligus menegaskan bahwa pengawalan terhadap pemerintah harus tetap berlandaskan konstitusi, hukum, dan kepentingan rakyat.

Ketua Umum GARDU MERAH PUTIH Prof. H. Firmansyah mengatakan organisasi yang dipimpinnya ingin mengambil peran dalam menjaga persatuan nasional, memperkuat kesadaran kebangsaan, serta mendukung pemerintah menjalankan mandat rakyat.

“Menjaga Presiden bukan berarti menutup mata terhadap kritik. Negara yang kuat justru membutuhkan kritik yang sehat, konstruktif, dan bertanggung jawab,” kata Firmansyah kepada wartawan di Jakarta, pada Jumat (9/10).

Ia mengatakan dukungan terhadap Prabowo tidak dimaksudkan sebagai bentuk pemujaan terhadap individu atau loyalitas tanpa batas, melainkan pengawalan terhadap pemerintahan yang sah agar dapat menjalankan program pembangunan sesuai konstitusi.

Menurut Firmansyah, kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada kepentingan masyarakat perlu didukung, sedangkan kekurangan dalam pelaksanaannya harus dikritisi secara proporsional dan bermartabat.

Pernyataan tersebut menempatkan dukungan politik organisasi itu dalam kerangka yang diklaim tetap membuka ruang evaluasi terhadap kebijakan pemerintah.

Ormas didorong hadir di tengah masyarakat

Firmansyah mengatakan organisasi kemasyarakatan tidak seharusnya hanya aktif ketika momentum politik berlangsung. Ormas, menurut dia, perlu terlibat langsung dalam persoalan masyarakat, menyerap aspirasi warga, mendorong pendidikan hukum, dan mengawal pelaksanaan pembangunan.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga hubungan antarkelompok masyarakat di tengah perbedaan pilihan politik, suku, agama, dan pandangan.

“Indonesia terlalu besar untuk dipertaruhkan oleh kepentingan sesaat,” ujarnya.

GARDU MERAH PUTIH, kata dia, ingin menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus memperkuat nilai-nilai kebangsaan, termasuk Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Firmansyah mengatakan organisasi itu menolak pendekatan yang mengandalkan provokasi dan kebencian dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai gantinya, organisasi tersebut ingin mengedepankan pendidikan kebangsaan, kepedulian sosial, dan kegiatan nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

Dukungan politik dan tanggung jawab publik

Dalam pernyataannya, Firmansyah juga mengaitkan upaya menjaga Indonesia dengan sejumlah persoalan yang lebih luas, mulai dari ekonomi, penegakan hukum, keamanan, pengelolaan sumber daya alam hingga masa depan generasi muda.

Namun, pernyataan tersebut belum merinci program kerja, agenda kegiatan, maupun mekanisme organisasi untuk mewujudkan komitmen tersebut.

Bagi GARDU MERAH PUTIH, dukungan terhadap pemerintahan Prabowo harus berjalan seiring dengan penghormatan terhadap hukum dan konstitusi. Organisasi itu juga menyatakan ingin berperan sebagai penghubung antara aspirasi masyarakat dan pemerintah.

Firmansyah menegaskan bahwa kecintaan terhadap Indonesia tidak cukup diwujudkan melalui slogan, tetapi harus dibuktikan melalui tindakan yang bermanfaat bagi masyarakat.

Komitmen tersebut, menurut dia, menjadi dasar bagi GARDU MERAH PUTIH untuk mendorong persatuan nasional dan mendukung pembangunan tanpa mengesampingkan kepentingan rakyat.

“Menjaga Indonesia bukan tugas satu orang. Menjaga Indonesia adalah tugas kita bersama,” katanya.(Gusti)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Kirana Larasati Putus Kerja Sama dengan Nellava, Ini Alasannya

Kirana Larasati Putus Kerja Sama dengan Nellava, Ini Alasannya

Kirana Larasati Siap Beri Keterangan soal Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp 25 Miliar

Kirana Larasati Siap Beri Keterangan soal Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp 25 Miliar

Peta Dunia di Buku Sekolah Bisa Menyesatkan? Ini Perbedaan Mercator dan Equal Earth

Peta Dunia di Buku Sekolah Bisa Menyesatkan? Ini Perbedaan Mercator dan Equal Earth

UI Perketat Publikasi Ilmiah, Dosen yang Terbitkan Artikel di Jurnal Predator Bisa Kena Sanksi

UI Perketat Publikasi Ilmiah, Dosen yang Terbitkan Artikel di Jurnal Predator Bisa Kena Sanksi

DPR Tutup Masa Sidang, Puan Maharani Soroti Nasib Pekerja Kontrak hingga Pengawasan Lapas

DPR Tutup Masa Sidang, Puan Maharani Soroti Nasib Pekerja Kontrak hingga Pengawasan Lapas

BRAN Percepat Pembenahan Organisasi, Dedi Prasetyo Pastikan Reforma Agraria Lebih Efektif

BRAN Percepat Pembenahan Organisasi, Dedi Prasetyo Pastikan Reforma Agraria Lebih Efektif