PrakarsaWarga.Com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Teddy Meilwansyah mendorong penguatan ekonomi umat melalui kehadiran MUI Mart di Kabupaten OKU, Sumatera Selatan.
Gerai yang dikelola Majelis Ulama Indonesia (MUI) OKU tersebut resmi diresmikan dan diharapkan tidak hanya menjadi pusat pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi umat.
Teddy mengatakan, keberadaan MUI tidak sebatas menjalankan fungsi dakwah dan kegiatan keagamaan. Menurutnya, MUI juga dapat mengambil peran dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
“Jadi kami hari ini meresmikan salah satu inovasi dan terobosan MUI OKU, yakni MUI Mart. Peran MUI bukan hanya sebagai lembaga dakwah saja, tetapi juga sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi,” ujar Teddy, Kamis (10/9/2026).
MUI Mart Pertama di Sumatera Bagian Selatan
MUI Mart OKU berlokasi di Jalan Syeikh A Kaliuddin, Kemiling, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur.
Menurut Teddy, kehadiran gerai tersebut memiliki nilai strategis karena menjadi MUI Mart pertama di wilayah Sumatera bagian Selatan.
Dia menyebut, di Pulau Sumatera, gerai serupa sebelumnya baru tersedia di Medan dan kini hadir di Kabupaten OKU.
Teddy berharap MUI Mart tidak berhenti sebagai satu gerai. Dia mendorong agar usaha tersebut dapat terus berkembang hingga membuka cabang di wilayah lain.
“Inilah bentuk pengabdian MUI kepada masyarakat. Kami doakan mudah-mudahan MUI Mart ini bisa maju dan berkembang, tidak hanya di sini saja, tetapi bisa membuka cabang di tempat lainnya,” katanya.
Masyarakat Diajak Belanja di MUI Mart
Untuk mendukung keberlangsungan usaha tersebut, Teddy mengajak masyarakat OKU menjadikan MUI Mart sebagai salah satu pilihan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Menurutnya, aktivitas belanja di MUI Mart bukan sekadar transaksi ekonomi. Keuntungan yang diperoleh nantinya diharapkan dapat kembali memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama melalui kegiatan sosial, dakwah, dan keagamaan.
“Kami mengimbau masyarakat OKU untuk belanja di MUI Mart. Yang pasti, belanja di MUI Mart halal dan terpercaya. Setiap belanja di MUI Mart ada nilai ibadahnya,” ungkap Teddy.
Sebagai bentuk dukungan langsung, Teddy juga menyempatkan diri berbelanja di MUI Mart setelah acara peresmian. Dia melihat berbagai produk yang tersedia sekaligus membeli sejumlah kebutuhan sehari-hari.
Teddy menegaskan bahwa orientasi MUI Mart tidak semata-mata mengejar keuntungan bisnis. Sebagian hasil usaha diharapkan dapat dimanfaatkan kembali untuk kepentingan umat.
“Sebagian keuntungan nantinya akan dibelanjakan untuk jalur dakwah, sosial dan keagamaan. Jadi bukan hanya mengejar keuntungan saja, tetapi ada sisi dakwah dan sosialnya,” pungkasnya.
Dengan konsep tersebut, keberadaan MUI Mart diharapkan dapat berkembang menjadi salah satu wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian umat di Kabupaten OKU.









