PrakarsaWarga.Com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya dr. Alex Cristo Loris, peserta Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Anestesi yang menjalani pendidikan di RSUD Tengku Rafian, Kabupaten Siak, Riau.
Melalui unggahan resmi di media sosial, Kemenkes menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kepergian almarhum. Kemenkes juga mengapresiasi dedikasi dan pengabdian dr. Alex selama menjalani pendidikan di bidang kesehatan.
“Kami turut berduka cita atas kepergian dr. Alex Cristo Loris. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan,” demikian pesan yang disampaikan Kemenkes.
Di sisi lain, Kemenkes memastikan masih menunggu hasil penyelidikan terkait penyebab meninggalnya dokter PPDS tersebut. Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kemenkes RI, Azhar Jaya, mengatakan pihaknya telah meminta laporan resmi dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau serta rumah sakit tempat almarhum menjalani pendidikan.
Menurut Azhar, hingga saat ini belum ada kesimpulan mengenai penyebab kematian dr. Alex. Proses penyelidikan masih berlangsung dan seluruh kemungkinan masih didalami oleh pihak berwenang.
Ia juga menjelaskan bahwa lokasi ditemukannya jenazah menimbulkan dugaan adanya keterlibatan pihak lain. Karena itu, penyebab kematian belum dapat dipastikan dan tidak bisa langsung dikaitkan dengan dugaan bunuh diri maupun perundungan.
Kemenkes mengimbau seluruh pihak untuk menunggu hasil investigasi resmi dari aparat berwenang agar informasi yang beredar tetap akurat dan tidak memicu spekulasi di tengah masyarakat.









