
PrakarsaWarga.Com — Memilih kampus untuk kuliah psikologi nggak cuma soal lokasi atau biaya. Rekam jejak universitas di bidang studi yang diminati juga bisa menjadi salah satu pertimbangan.
Sejumlah lembaga pemeringkatan perguruan tinggi dunia seperti Quacquarelli Symonds (QS), Times Higher Education (THE), dan SCImago memiliki pemeringkatan berdasarkan bidang studi, termasuk psikologi.
Menariknya, hasil dari masing-masing lembaga bisa berbeda karena indikator dan metode penilaiannya tidak sama. Lantas, kampus mana saja yang masuk daftar terbaik untuk bidang psikologi di Indonesia pada 2026?
Universitas Indonesia Jadi Satu-satunya Kampus RI di Ranking QS
Dalam QS World University Rankings by Subject 2026 untuk bidang Psychology, hanya ada satu perguruan tinggi Indonesia yang masuk daftar, yakni Universitas Indonesia (UI).
UI berada di peringkat global 301-350 dari 356 perguruan tinggi yang masuk pemeringkatan bidang psikologi.
QS menggunakan sejumlah indikator dalam menentukan peringkat, di antaranya:
– Reputasi akademik: 40%
– Reputasi di mata pemberi kerja: 20%
– Sitasi per paper: 15%
– H-Index: 15%
– Jejaring riset internasional: 10%
Dua Kampus Indonesia Masuk Ranking THE
Berbeda dengan QS, THE World University Rankings by Subject 2026 mencatat dua universitas Indonesia dalam pemeringkatan bidang psikologi.
Berikut kampusnya:
1. Universitas Indonesia (UI) — peringkat global 401-500
2. Universitas Airlangga (Unair) — peringkat global 601+
Pemeringkatan psikologi versi THE mencakup berbagai bidang, mulai dari psikologi klinis, pendidikan, olahraga, bisnis hingga psikologi hewan.
Penilaiannya melihat beberapa aspek besar, seperti kualitas pengajaran, lingkungan riset, kualitas penelitian, hubungan dengan industri, serta perspektif internasional.
Daftar Kampus dengan Bidang Psikologi Menurut SCImago
SCImago Institutions Rankings (SIR) menggunakan pendekatan yang berbeda. Pemeringkatan ini menilai performa institusi melalui tiga kelompok utama, yaitu riset, inovasi, dan dampak sosial.
Dalam pemeringkatan 2026 berdasarkan bidang psikologi, artikel sumber menyebut ada 31 perguruan tinggi Indonesia yang masuk daftar dari total 2.466 institusi yang dinilai.
Berikut 20 kampus yang tercantum dalam daftar tersebut:
1. Universitas Airlangga (Unair)
2. Universitas Indonesia (UI)
3. Universitas Negeri Padang (UNP)
4. Universitas Negeri Yogyakarta (UNY)
5. Universitas Negeri Malang (UM)
6. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
7. Universitas Gadjah Mada (UGM)
8. Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha)
9. Universitas Bina Nusantara (Binus University)
10. Universitas Negeri Surabaya (Unesa)
11. Universitas Sebelas Maret (UNS)
12. Universitas Padjadjaran (Unpad)
13. Universitas Ahmad Dahlan
14. Universitas Jambi (Unja)
15. Universitas Pendidikan Indonesia (UPI)
16. Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)
17. Universitas Negeri Semarang (Unnes)
18. Universitas Negeri Jakarta (UNJ)
19. Universitas Lampung (Unila)
20. Universitas Brawijaya (UB)
Catatan: sumber artikel menyebut 31 perguruan tinggi Indonesia masuk pemeringkatan SCImago, tetapi daftar yang ditampilkan pada artikel tersebut hanya memuat 20 nama.
Indikator Penilaian SCImago
SCImago membagi penilaian institusi ke dalam tiga kelompok utama.
1. Riset — 50%
Penilaian mencakup sejumlah indikator, seperti dampak ilmiah, produktivitas, kepemimpinan riset, serta kualitas publikasi.
2. Inovasi — 30%
Aspek ini melihat pengetahuan inovatif, jumlah paten, dan dampak teknologi.
3. Dampak sosial — 20%
Penilaian mencakup eksistensi institusi di media, ukuran dan otoritas situs web, kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs), hingga keterlibatan talenta ilmiah perempuan.
Mana yang Bisa Jadi Pilihan?
Dari tiga pemeringkatan tersebut, UI menjadi kampus yang konsisten muncul dalam QS dan THE, sementara Unair juga tercatat dalam pemeringkatan THE dan SCImago.
Namun, calon mahasiswa sebaiknya tidak menjadikan ranking sebagai satu-satunya patokan. Akreditasi program studi, kurikulum, fasilitas, peluang magang, biaya kuliah, lokasi, serta bidang psikologi yang ingin ditekuni juga penting untuk dipertimbangkan.
Dengan membandingkan beberapa indikator tersebut, pilihan kampus bisa lebih sesuai dengan kebutuhan dan rencana karier masing-masing. (RFA)






