Pria 25 Tahun Diduga Gangguan Jiwa Diamankan Usai Lukai Leher Lansia 

PrakarsaWarga.Com –  Seorang pria berinisial IHN (25) diamankan polisi setelah diduga melukai leher seorang pria lanjut usia berinisial A (67) di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara. Polisi menyebut IHN diduga mengalami gangguan kejiwaan, namun kondisi tersebut masih dalam proses pendalaman.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Pattimura, Gang Rupino, Kecamatan Siantar Timur, pada Selasa malam (8/9/2026) sekitar pukul 19.50 WIB.

Kapolsek Siantar Timur Iptu Chandra Ritonga mengatakan polisi menerima informasi mengenai kejadian itu melalui layanan Call Center 110. Setelah mendapatkan laporan, personel langsung bergerak menuju lokasi.

Saat polisi tiba, warga sudah berkumpul di sekitar tempat kejadian. Terduga pelaku juga telah diamankan masyarakat, sementara korban dibawa ke Rumah Sakit Vita Insani Pematangsiantar untuk mendapatkan perawatan.

“Setiba di TKP, personel mengamankan terduga pelaku yang sudah diamankan warga setempat,” kata Chandra, Rabu (9/9/2026).

Pelaku Diamankan untuk Hindari Amukan Warga

Setelah diamankan, IHN dibawa ke Polsek Siantar Timur. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya tindakan main hakim sendiri dari warga.

Chandra menyebut IHN merupakan warga di sekitar lokasi kejadian. Berdasarkan keterangan keluarga, pria tersebut diduga memiliki gangguan mental dan sebelumnya disebut beberapa kali membuat warga sekitar merasa resah.

Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kondisi kejiwaan IHN karena belum menerima dokumen atau keterangan medis dari dokter.

“Kalau menurut pihak keluarga, ada gangguan mental gitu. Cuman kami belum menerima surat dari dokter,” jelas Chandra.

Korban Mendapat Perawatan di Rumah Sakit

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami luka pada bagian depan leher. Polisi menyebut luka tersebut terjadi akibat sayatan menggunakan pisau cutter.

Chandra menegaskan kejadian itu bukan merupakan penikaman. Luka yang dialami korban merupakan luka sayatan di bagian leher.

“Jadi, ini bukan penikaman, tapi disayat di bagian leher,” ujarnya.

Korban kemudian segera dibawa ke rumah sakit oleh warga. Berdasarkan pemeriksaan dokter, luka yang dialami A tidak tergolong fatal dan telah mendapatkan penanganan medis.

Korban bahkan telah menjalani tindakan medis berupa jahitan pada bagian yang terluka.

“(Korban) sudah ditangani oleh dokter dan itu (lukanya) kemudian dijahit,” kata Chandra.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui secara jelas kronologi dan motif kejadian tersebut. Penyidik juga masih menunggu laporan resmi dari pihak keluarga korban untuk melanjutkan proses hukum.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Prabowo Ungkap Perjalanan Empat Kali Gagal Sebelum Terpilih Jadi Presiden

Prabowo Ungkap Perjalanan Empat Kali Gagal Sebelum Terpilih Jadi Presiden

Dude Harlino Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Soroti Kesehatan Anak

Dude Harlino Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Soroti Kesehatan Anak

Mantan Ketua DPR Filipina Ditahan, Terseret Dugaan Korupsi Proyek Banjir Rp2,1 Triliun

Mantan Ketua DPR Filipina Ditahan, Terseret Dugaan Korupsi Proyek Banjir Rp2,1 Triliun

Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan Sepakat Berpisah, Nafkah Pasca Cerai Rp120 Juta

Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan Sepakat Berpisah, Nafkah Pasca Cerai Rp120 Juta

Rumah Subsidi Kini Bisa Dicek Lebih Praktis Lewat Satu Situs

Rumah Subsidi Kini Bisa Dicek Lebih Praktis Lewat Satu Situs

Psoriasis Muncul Setelah Booster Covid-19, Empat Tahun Saya Menunggu Jawaban Negara

Psoriasis Muncul Setelah Booster Covid-19, Empat Tahun Saya Menunggu Jawaban Negara