Rumah Subsidi Kini Bisa Dicek Lebih Praktis Lewat Satu Situs

PrakarsaWarga.com – Masyarakat yang sedang mencari informasi mengenai rumah subsidi kini berpotensi mendapatkan akses yang lebih praktis. Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) tengah menyiapkan platform digital yang mengintegrasikan berbagai layanan informasi perumahan dalam satu situs.

Platform tersebut dikembangkan melalui rumah.go.id. Nantinya, masyarakat tidak perlu berpindah-pindah platform untuk memperoleh informasi mengenai rumah subsidi, pengembang, hingga berbagai layanan terkait pembiayaan perumahan.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan, pengembangan tersebut merupakan bagian dari proses transformasi sejumlah sistem yang sebelumnya berjalan secara terpisah.

Beberapa layanan yang akan diintegrasikan di antaranya SiKumbang, SiKasep, dan informasi terkait Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

“Masih underdeveloped. Itu transformasi dari beberapa aplikasi yang saat ini kita operasikan,” ujar Heru dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (9/9/2026).

Bakal Ada Fitur Katalog Produk

Tak hanya menggabungkan layanan yang sudah tersedia, BP Tapera juga menyiapkan sejumlah fitur tambahan. Salah satunya adalah e-catalog yang ditujukan untuk mendukung kebutuhan para pengembang perumahan.

Pengembangan fitur tersebut dilakukan bersama Sinergi Informatika Semen Indonesia (SISI). Melalui katalog digital ini, berbagai produk yang berkaitan dengan pembangunan rumah dapat ditampilkan sehingga pengembang memiliki lebih banyak pilihan.

Produk yang berpotensi masuk ke dalam katalog antara lain semen dan produk turunannya, bata interlock, hingga layanan kontraktor yang memenuhi persyaratan kualifikasi dan sertifikasi.

Kehadiran katalog tersebut diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan pengembang dengan berbagai produk dan jasa yang tersedia dalam ekosistem perumahan

Informasi Properti Akan Lebih Terintegrasi

Konsep lain yang tengah dikembangkan adalah Embedded Catalog atau katalog yang dapat disematkan. Fitur ini memungkinkan informasi properti ditampilkan secara lebih terintegrasi dalam platform.

Teknologi seperti Application Programming Interface (API) dan Software Development Kit (SDK) juga akan mendukung pengembangan layanan tersebut. Ke depan, konsep ini bahkan dapat diarahkan menuju model Mini App Storefront.

Digitalisasi tersebut dinilai penting karena sektor perumahan melibatkan banyak pihak. Mulai dari pemerintah, bank, pengembang, masyarakat, penyedia layanan, hingga perusahaan teknologi memiliki peran dalam ekosistem perumahan.

Menurut Heru, integrasi digital diharapkan dapat membuat informasi dan layanan perumahan lebih mudah ditemukan serta saling terhubung.

Dengan adanya satu platform, masyarakat yang ingin mencari rumah subsidi nantinya diharapkan dapat memperoleh informasi dengan lebih sederhana tanpa harus menggunakan banyak aplikasi berbeda.

Pengembangan rumah.go.id pun menjadi bagian dari upaya BP Tapera untuk membangun ekosistem layanan perumahan yang semakin terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Prabowo Ungkap Perjalanan Empat Kali Gagal Sebelum Terpilih Jadi Presiden

Prabowo Ungkap Perjalanan Empat Kali Gagal Sebelum Terpilih Jadi Presiden

Dude Harlino Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Soroti Kesehatan Anak

Dude Harlino Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Soroti Kesehatan Anak

Mantan Ketua DPR Filipina Ditahan, Terseret Dugaan Korupsi Proyek Banjir Rp2,1 Triliun

Mantan Ketua DPR Filipina Ditahan, Terseret Dugaan Korupsi Proyek Banjir Rp2,1 Triliun

Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan Sepakat Berpisah, Nafkah Pasca Cerai Rp120 Juta

Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan Sepakat Berpisah, Nafkah Pasca Cerai Rp120 Juta

Rumah Subsidi Kini Bisa Dicek Lebih Praktis Lewat Satu Situs

Rumah Subsidi Kini Bisa Dicek Lebih Praktis Lewat Satu Situs

Psoriasis Muncul Setelah Booster Covid-19, Empat Tahun Saya Menunggu Jawaban Negara

Psoriasis Muncul Setelah Booster Covid-19, Empat Tahun Saya Menunggu Jawaban Negara