Mantan Ketua DPR Filipina Ditahan, Terseret Dugaan Korupsi Proyek Banjir Rp2,1 Triliun

PrakarsaWarga.Com – Mantan Ketua DPR Filipina, Ferdinand Martin Gomez Romualdez, ditahan terkait dugaan korupsi dalam sejumlah proyek pemerintah. Kasus tersebut berkaitan dengan proyek pengendalian banjir, pembangunan infrastruktur, serta program pemerintah lainnya yang menggunakan anggaran negara pada periode 2022–2025.

Romualdez ditangkap ketika masih menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Metro Manila. Ia sebelumnya mendapat perawatan akibat masalah kardiovaskular dan tekanan darah yang tidak stabil.

Berdasarkan laporan yang dikutip Xinhua, Romualdez nantinya akan dipindahkan ke fasilitas penahanan setelah dokter menyatakan kondisi kesehatannya cukup stabil untuk meninggalkan rumah sakit.

Diduga Rugikan Negara Rp2,1 Triliun

Kasus tersebut ditangani oleh Ombudsman Filipina. Romualdez bersama tiga orang lainnya didakwa dalam perkara penjarahan dana negara atau plunder yang nilainya mencapai 7,44 miliar peso, setara sekitar Rp2,1 triliun.

Menteri Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah Filipina, Jonvic Remulla, juga membenarkan bahwa surat perintah penangkapan telah diserahkan kepada pihak terkait. Dengan adanya surat tersebut, kebebasan Romualdez kini dibatasi.

Siapa Ferdinand Romualdez?

Romualdez bukan nama baru dalam politik Filipina. Ia pernah menjabat sebagai Ketua DPR pada Kongres ke-19 setelah terpilih tanpa lawan pada Juli 2022.

Ia merupakan anggota Kongres dari Distrik 1 Leyte. Posisi tersebut pernah diembannya pada 2007–2016 sebelum kembali terpilih pada 2019.

Romualdez lahir pada 14 November 1963. Ia merupakan putra mantan Gubernur Leyte sekaligus diplomat Benjamin “Kokoy” Romualdez dan Juliette Romualdez.

Hubungan keluarganya dengan keluarga Marcos juga cukup dekat. Romualdez merupakan keponakan Imelda Marcos dan sepupu pertama Presiden Filipina Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr.

Selain menjadi politisi, Romualdez juga dikenal sebagai Presiden Partai Lakas-Christian Muslim Democrats. Keluarganya memiliki kepentingan bisnis di sejumlah sektor, termasuk media dan pertambangan.

Ombudsman Soroti Lonjakan Kekayaan

Penyelidikan Ombudsman juga menyoroti dugaan peningkatan kekayaan Romualdez selama tiga tahun terakhir.

Asisten Ombudsman Mico Clavano menyebut terdapat dugaan transaksi dalam jumlah sangat besar sepanjang 2022 hingga 2025. Menurut penyelidikan tersebut, dana yang diterima diperkirakan mencapai 56 miliar hingga 57 miliar peso.

Ombudsman menduga sebagian dana kemudian dialihkan menjadi berbagai bentuk aset, termasuk properti dan kepemilikan saham, yang disebut tidak tercantum dalam laporan harta kekayaan atau SALN Romualdez.

Penyidik juga menduga terdapat sejumlah penyerahan dana kepada orang-orang yang dipercaya Romualdez. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, sedikitnya 15 kali penyerahan dana disebut berlangsung di berbagai lokasi rumah antara September 2022 hingga 2025.

Selain itu, hampir 5 miliar peso diduga digunakan untuk membentuk perusahaan yang disebut fiktif. Perusahaan tersebut diduga menjadi sarana untuk memindahkan dana sebelum digunakan membeli properti dan aset lainnya.

Ombudsman juga menyebut adanya dugaan penukaran uang ke mata uang asing melalui perusahaan penukaran valuta.

Dalam perkara ini, penyidik mengaku telah memiliki 42 saksi yang memberatkan, termasuk 28 saksi baru dan 14 mantan pengawal.

Kasus tersebut kini menjadi sorotan publik Filipina, terutama karena Romualdez merupakan mantan pejabat tinggi parlemen sekaligus memiliki hubungan keluarga dengan Presiden Ferdinand Marcos Jr.

Catatan: seluruh tuduhan di atas merupakan bagian dari proses hukum dan penyelidikan yang disebutkan dalam materi berita; kesalahan pidana Romualdez belum dapat dianggap terbukti sebelum ada putusan pengadilan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Prabowo Ungkap Perjalanan Empat Kali Gagal Sebelum Terpilih Jadi Presiden

Prabowo Ungkap Perjalanan Empat Kali Gagal Sebelum Terpilih Jadi Presiden

Dude Harlino Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Soroti Kesehatan Anak

Dude Harlino Waspadai Abu Vulkanik Anak Krakatau, Soroti Kesehatan Anak

Mantan Ketua DPR Filipina Ditahan, Terseret Dugaan Korupsi Proyek Banjir Rp2,1 Triliun

Mantan Ketua DPR Filipina Ditahan, Terseret Dugaan Korupsi Proyek Banjir Rp2,1 Triliun

Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan Sepakat Berpisah, Nafkah Pasca Cerai Rp120 Juta

Raisya Bawazier dan Muhammad Zidan Sepakat Berpisah, Nafkah Pasca Cerai Rp120 Juta

Rumah Subsidi Kini Bisa Dicek Lebih Praktis Lewat Satu Situs

Rumah Subsidi Kini Bisa Dicek Lebih Praktis Lewat Satu Situs

Psoriasis Muncul Setelah Booster Covid-19, Empat Tahun Saya Menunggu Jawaban Negara

Psoriasis Muncul Setelah Booster Covid-19, Empat Tahun Saya Menunggu Jawaban Negara