Bupati Sergai Soroti Minat Sekolah Anak, Dorong Sekolah Rakyat Jadi Solusi

PrakasaWarga.com – Bupati Serdang Bedagai (Sergai), Darma Wijaya, menyoroti kondisi pendidikan di wilayahnya yang dinilai belum sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah.

Darma Wijaya yang akrab disapa Wiwik mengatakan, Serdang Bedagai memiliki potensi ekonomi yang cukup besar. Namun, masih ditemukan anak-anak yang kurang memiliki minat untuk melanjutkan pendidikan.

Hal itu disampaikan Wiwik saat menyambut kunjungan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Serdang Bedagai.

Dalam kesempatan tersebut, Wiwik menjelaskan bahwa Serdang Bedagai merupakan salah satu daerah dengan wilayah yang cukup luas. Sektor pertanian menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat, terutama melalui komoditas kelapa sawit, padi, dan ubi kayu.

Menurutnya, Serdang Bedagai memiliki sekitar 30.000 hektare lahan sawah beririgasi. Produktivitas pertanian daerah tersebut juga disebut terus menunjukkan hasil positif dan menjadi yang terbaik di Sumatera Utara selama dua tahun berturut-turut.

Pertumbuhan ekonomi Sergai, kata Wiwik, tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Karena itu, dukungan pemerintah pusat dinilai tetap diperlukan agar capaian tersebut dapat dipertahankan.

Namun, di tengah kondisi ekonomi yang relatif baik, persoalan pendidikan masih menjadi perhatian.

Wiwik mengungkapkan masih terdapat masyarakat yang belum melihat pendidikan sebagai kebutuhan penting bagi anak-anak. Kondisi tersebut, menurutnya, terutama masih terlihat di sejumlah kawasan pesisir.

“Serdang Bedagai ini terbalik, pertumbuhan ekonomi tinggi, tapi harapan anak sekolah rendah. Jadi, banyak uang, rakyatnya malas sekolah kalau saya lihat, khususnya di daerah pinggir pantai,” ujar Wiwik.

Sekolah Rakyat Jadi Upaya Menjangkau Anak

Wiwik menilai keberadaan Sekolah Rakyat Terintegrasi dapat menjadi salah satu upaya untuk menjangkau anak-anak yang sebelumnya tidak bersekolah.

Hingga saat ini, sekitar 300 anak disebut telah mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Serdang Bedagai.

Meski demikian, Wiwik menyebut masih ada sejumlah siswa yang memilih meninggalkan asrama. Pemerintah daerah bersama pihak terkait berupaya membujuk mereka agar kembali mengikuti pendidikan.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar anak-anak yang berada di luar sistem pendidikan dapat memperoleh kesempatan belajar dan berkembang bersama anak-anak lainnya.

“Kami berupaya bagaimana menjemputnya dan mengasih agar anak-anak ini bisa tumbuh bersama dengan sekolah-sekolah yang lain,” katanya.

Pemkab Serdang Bedagai, lanjut Wiwik, juga menyatakan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah pusat dalam berbagai program strategis.

Kolaborasi tersebut mencakup pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pendidikan, peningkatan konektivitas wilayah hingga upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pertumbuhan ekonomi yang terus didorong dan akses pendidikan yang diperluas, Pemkab Sergai berharap pembangunan daerah dapat berjalan lebih seimbang sehingga kemajuan ekonomi turut diikuti peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Hadang Polisi Saat Penggerebekan Sabu, Warga Terancam Diproses Hukum

Hadang Polisi Saat Penggerebekan Sabu, Warga Terancam Diproses Hukum

KKP Amankan 1.048 Ton Udang Impor di Jawa Timur, Telusuri Dugaan Masuk Pasar Domestik

KKP Amankan 1.048 Ton Udang Impor di Jawa Timur, Telusuri Dugaan Masuk Pasar Domestik

Bukan Sekadar Wacana, Begini Teknologi Mengubah Batu Bara Menjadi Bensin

Bukan Sekadar Wacana, Begini Teknologi Mengubah Batu Bara Menjadi Bensin

FPG MPR RI Tekankan Pentingnya Pendidikan Pancasila di Tengah Tantangan Era Digital

FPG MPR RI Tekankan Pentingnya Pendidikan Pancasila di Tengah Tantangan Era Digital

AI Makin Banyak Makan Energi dan Air, Stella Christie Soroti Besarnya Kebutuhan

AI Makin Banyak Makan Energi dan Air, Stella Christie Soroti Besarnya Kebutuhan

Dispar Lombok Tengah Buka Suara soal Dugaan Pungli di Destinasi Wisata

Dispar Lombok Tengah Buka Suara soal Dugaan Pungli di Destinasi Wisata