PrakarsaWarga.Com – Banjir bandang menerjang wilayah Distrik Gorkha, Nepal, pada Minggu (11/10/2026). Derasnya arus Sungai Budhi Gandaki menghanyutkan sejumlah rumah warga, merusak jembatan, serta mengganggu akses transportasi. Warga di kawasan terdampak pun dievakuasi ke tempat yang lebih aman.
Dikutip dari Reuters, banjir terjadi sekitar 100 kilometer di sebelah barat Kathmandu, ibu kota Nepal. Bencana ini dipicu longsor di Desa Chumnubri yang menyumbat aliran sungai hingga menyebabkan air meluap ke wilayah hilir.
Arus banjir membawa lumpur dan material lainnya, menerjang permukiman serta lokasi pembangunan proyek pembangkit listrik tenaga air.
Lima Orang Belum Diketahui Keberadaannya
Laporan Associated Press (AP) menyebut sekitar tiga lusin rumah terdampak, baik mengalami kerusakan maupun hanyut. Empat jembatan juga dilaporkan rusak atau hancur.
Sementara itu, Reuters melaporkan belasan rumah dan dua jembatan gantung tersapu banjir. Perbedaan angka tersebut berasal dari laporan awal masing-masing media ketika pendataan dampak bencana masih berlangsung.
Reuters juga melaporkan lima orang, terdiri atas dua perempuan dan tiga laki-laki, belum diketahui keberadaannya setelah banjir terjadi. Di sisi lain, sebanyak 49 orang, termasuk seorang warga negara asing, berhasil diselamatkan.
Personel militer dan kepolisian dikerahkan untuk membantu proses evakuasi. Pemantauan menggunakan helikopter juga dilakukan guna menjangkau kawasan yang sulit diakses.
Dharmendra Kumar Mishra, pejabat administratif tertinggi di Distrik Gorkha, mengatakan kepada Reuters bahwa warga yang tinggal di sepanjang tepian sungai telah diminta mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Peringatan Banjir Diperluas ke Wilayah Hilir
Otoritas penanggulangan bencana Nepal mengeluarkan peringatan bagi masyarakat di sejumlah distrik yang berada di hilir Sungai Budhi Gandaki. Wilayah yang mendapat perhatian meliputi Tanahun, Chitwan, Nawalparasi Timur, dan Nawalparasi Barat.
Warga diminta menjauhi kawasan berbahaya untuk mengantisipasi kemungkinan meluasnya dampak banjir.
Selain merusak rumah dan jembatan, banjir juga menghanyutkan sebuah jembatan jalan raya yang menghubungkan Distrik Gorkha dengan Distrik Dhading. Kerusakan ini berpotensi menghambat mobilitas warga dan memperlambat akses tim penyelamat ke lokasi terdampak.
Proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga air turut mengalami kerusakan, termasuk pada kamp proyek dan sejumlah peralatan konstruksi.
Hingga pendataan dampak terus berlangsung, keselamatan warga dan upaya evakuasi menjadi prioritas utama otoritas Nepal di tengah kerusakan yang ditimbulkan banjir bandang tersebut.







