Mengenal Asal-usul Lahan Gambut Indonesia, Terbentuk Selama Ribuan Tahun

PrakarsaWarga.Com – Lahan gambut bukan sekadar tanah biasa. Ekosistem ini terbentuk dari tumpukan sisa tumbuhan yang mengalami penguraian tidak sempurna selama ribuan tahun. Keberadaannya penting bagi lingkungan, terutama dalam menyimpan karbon dan menjaga keseimbangan air.

lahan gambut banyak ditemukan di Sumatra, Kalimantan, Papua, dan sebagian wilayah Sulawesi. Kawasan ini juga berkaitan erat dengan persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap terjadi di Indonesia.

Gambut terbentuk ketika sisa tumbuhan, seperti daun, ranting, akar, dan bagian tanaman lainnya, menumpuk di wilayah yang tergenang air serta minim oksigen. Kondisi tersebut memperlambat proses penguraian sehingga bahan organik terus terakumulasi dan membentuk lapisan gambut.

Penelitian yang dilakukan Nyoman Sumawijaya dari Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, yang kini menjadi bagian dari BRIN, menjelaskan bahwa kondisi tergenang air dan kekurangan oksigen merupakan faktor utama pembentukan gambut tropis.

Namun, tidak semua wilayah dataran rendah bisa menjadi lahan gambut. Pembentukannya turut dipengaruhi oleh vegetasi, kondisi bentang alam, ketersediaan bahan organik, serta kestabilan tata air dalam jangka panjang.

Luas Gambut Indonesia Capai Jutaan Hektare

Berdasarkan penelitian pemetaan nasional yang diterbitkan dalam jurnal Geoderma pada 2021, luas lahan gambut Indonesia diperkirakan mencapai 13,43 juta hektare.

Sebarannya meliputi sekitar 5,85 juta hektare di Sumatra, 4,54 juta hektare di Kalimantan, 3,01 juta hektare di Papua, dan 24 ribu hektare di Sulawesi.

Data tersebut menunjukkan bahwa lahan gambut tersebar tidak merata. Sumatra, Kalimantan, dan Papua menjadi wilayah dengan kawasan gambut yang jauh lebih luas dibandingkan Sulawesi.

Penelitian terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Scientific Reports pada 2026 juga menunjukkan bahwa proses pembentukan gambut pesisir dan pedalaman di Kalimantan memiliki sejarah yang berbeda. Perbedaan tersebut dipengaruhi oleh kondisi bentang alam dan perubahan lingkungan selama ribuan tahun.

Mengapa Lahan Gambut Mudah Terbakar?

Meski terbentuk di lingkungan basah, lahan gambut dapat menjadi sangat rentan terbakar ketika mengalami pengeringan. Gangguan tata air, seperti drainase dan perubahan penggunaan lahan, bisa menurunkan muka air tanah sehingga lapisan gambut menjadi kering.

Dalam kondisi tersebut, gambut lebih mudah terbakar ketika terkena sumber api. Kebakaran bahkan dapat merambat ke bawah permukaan tanah dan menyisakan bara meskipun api di permukaan sudah terlihat padam.

Karakteristik inilah yang membuat kebakaran lahan gambut sulit ditangani. Petugas perlu memastikan bahwa bara di dalam lapisan gambut benar-benar padam agar api tidak kembali muncul.

Karena itu, upaya pencegahan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Menjaga kelembapan gambut, mengelola tata air, serta mencegah sumber penyalaan menjadi langkah penting untuk melindungi ekosistem ini.

Menjaga Gambut Berarti Melindungi Lingkungan

Lahan gambut memiliki peran penting dalam menyimpan karbon dan menjaga keseimbangan ekosistem. Kerusakan gambut tidak hanya meningkatkan risiko kebakaran, tetapi juga dapat mengganggu fungsi lingkungan dalam jangka panjang.

Perlindungan gambut perlu dilakukan melalui pengelolaan lahan yang tepat, pencegahan pengeringan berlebihan, dan pengawasan terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran.

Dengan menjaga ekosistem gambut tetap basah dan sehat, risiko karhutla dapat ditekan sekaligus membantu mempertahankan fungsi lingkungan bagi generasi mendatang.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

RI Siapkan Industri Chip Nasional untuk Kurangi Ketergantungan Impor

RI Siapkan Industri Chip Nasional untuk Kurangi Ketergantungan Impor

MBG 2.0; Perketat Keamanan Pangan, Perluas Manfaat

MBG 2.0; Perketat Keamanan Pangan, Perluas Manfaat

Polisi Bongkar 12 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi, 11 Orang Jadi Tersangka

Polisi Bongkar 12 Kasus Penyelewengan BBM Subsidi, 11 Orang Jadi Tersangka

Mengenal Asal-usul Lahan Gambut Indonesia, Terbentuk Selama Ribuan Tahun

Mengenal Asal-usul Lahan Gambut Indonesia, Terbentuk Selama Ribuan Tahun

iPhone Duo Mulai Pre-Order 23 Oktober 2026, Cek Harga dan Lokasi Pembelian di Denpasar

iPhone Duo Mulai Pre-Order 23 Oktober 2026, Cek Harga dan Lokasi Pembelian di Denpasar

Diduga Salah Paham dengan Rekan Kerja, Pria 26 Tahun Tewas Ditusuk Obeng di Badung

Diduga Salah Paham dengan Rekan Kerja, Pria 26 Tahun Tewas Ditusuk Obeng di Badung