GBRAN Hadir Pantau Sidang Dokter Tifa di PN Jakarta Timur, Tekankan Proses Hukum Berjalan Transparan

PrakarsaWarga.Com – Sejumlah pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Berani Nusantara (GBRAN) menghadiri sidang lanjutan perkara yang melibatkan Dokter Tifauzia Tyassuma atau yang dikenal dengan Dokter Tifa di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Kamis (9/7).
Kehadiran jajaran GBRAN di lingkungan pengadilan menjadi bentuk pemantauan terhadap jalannya proses persidangan sekaligus memberikan dukungan moral kepada pihak yang berkepentingan dalam perkara tersebut.
Ketua DPD GBRAN DKI Jakarta, Rahadian, menyampaikan bahwa kehadiran organisasi tersebut bertujuan untuk memastikan proses hukum berlangsung secara terbuka dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
“Kami hadir untuk memastikan proses hukum berjalan secara transparan, adil, dan sesuai ketentuan hukum,” ujar Rahadian.
Ia menjelaskan, puluhan anggota GBRAN turut hadir mengikuti jalannya persidangan dengan tertib. Menurutnya, kehadiran para anggota merupakan bentuk kepedulian terhadap proses penegakan hukum yang sedang berjalan.
“Alhamdulillah, puluhan anggota Gerakan Berani Nusantara (GBRAN) hari ini dapat hadir di sini untuk memantau langsung jalannya persidangan,” katanya.
Sidang lanjutan Dokter Tifa di PN Jakarta Timur tersebut berlangsung dengan agenda penyampaian eksepsi atau nota keberatan dari tim kuasa hukum terdakwa terhadap dakwaan yang sebelumnya dibacakan oleh jaksa penuntut umum.
Para pendukung yang hadir tetap menjaga ketertiban selama berada di area pengadilan. Sementara itu, proses persidangan akan berlanjut sesuai tahapan hukum yang telah ditetapkan oleh majelis hakim.
GBRAN menegaskan kehadirannya bukan untuk mengintervensi proses hukum, melainkan sebagai bentuk perhatian publik agar setiap tahapan persidangan dapat berjalan secara profesional, terbuka, dan berkeadilan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Kirana Larasati Putus Kerja Sama dengan Nellava, Ini Alasannya

Kirana Larasati Putus Kerja Sama dengan Nellava, Ini Alasannya

Kirana Larasati Siap Beri Keterangan soal Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp 25 Miliar

Kirana Larasati Siap Beri Keterangan soal Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp 25 Miliar

Peta Dunia di Buku Sekolah Bisa Menyesatkan? Ini Perbedaan Mercator dan Equal Earth

Peta Dunia di Buku Sekolah Bisa Menyesatkan? Ini Perbedaan Mercator dan Equal Earth

UI Perketat Publikasi Ilmiah, Dosen yang Terbitkan Artikel di Jurnal Predator Bisa Kena Sanksi

UI Perketat Publikasi Ilmiah, Dosen yang Terbitkan Artikel di Jurnal Predator Bisa Kena Sanksi

DPR Tutup Masa Sidang, Puan Maharani Soroti Nasib Pekerja Kontrak hingga Pengawasan Lapas

DPR Tutup Masa Sidang, Puan Maharani Soroti Nasib Pekerja Kontrak hingga Pengawasan Lapas

BRAN Percepat Pembenahan Organisasi, Dedi Prasetyo Pastikan Reforma Agraria Lebih Efektif

BRAN Percepat Pembenahan Organisasi, Dedi Prasetyo Pastikan Reforma Agraria Lebih Efektif