Jejak Nasionalisme Prabowo dan Inspirasi Soekarno dalam Gaya Kepemimpinannya

PrakarsaWarga.Com – Presiden Prabowo Subianto kerap dikaitkan dengan sosok Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno. Kedekatan tersebut bukan hanya terlihat dari gaya pidato atau penampilannya, tetapi juga dari pandangan politik dan nasionalisme yang telah tumbuh sejak usia muda.

Kisah itu pernah diabadikan dalam buku Petite Histoire (Sejarah Kecil) Indonesia karya wartawan senior Rosihan Anwar. Saat masih remaja dan tinggal di luar negeri mengikuti ayahnya, Sumitro Djojohadikusumo, Prabowo dikisahkan terlibat perkelahian dengan teman sekolahnya.

Peristiwa tersebut dipicu karena temannya menghina Soekarno yang saat itu merupakan kepala negara Indonesia. Ketika ditanya sang ayah mengenai penyebab perkelahian tersebut, Prabowo menjelaskan bahwa ia tidak bisa membiarkan pemimpin negaranya dihina oleh orang asing.

Respons itu justru membuat Sumitro bangga. Meski dikenal memiliki perbedaan pandangan politik dengan Soekarno, Sumitro menilai sikap putranya mencerminkan rasa cinta tanah air yang kuat. Bagi Prabowo muda, perbedaan politik tidak boleh menghilangkan rasa hormat terhadap simbol negara.

Seiring perjalanan karier politiknya, kekaguman Prabowo terhadap Soekarno semakin sering terlihat. Dalam berbagai kesempatan, termasuk saat meresmikan Museum Marsinah di Nganjuk beberapa waktu lalu, Prabowo menegaskan bahwa Soekarno merupakan milik seluruh rakyat Indonesia dan bukan milik kelompok atau partai politik tertentu.

Pernyataan tersebut mencerminkan pandangan bahwa warisan pemikiran dan semangat perjuangan Bung Karno dapat dipelajari serta diteruskan oleh siapa saja yang memiliki komitmen terhadap kepentingan bangsa.

Selain melalui pernyataan, Prabowo juga memperlihatkan kekagumannya lewat gaya komunikasi politik. Ia dikenal memiliki cara berpidato yang tegas, lantang, dan penuh semangat. Gestur seperti mengacungkan jari telunjuk atau menggebrak meja juga kerap menjadi ciri khas saat menyampaikan pesan kepada publik.

Dari sisi penampilan, Prabowo beberapa kali tampil mengenakan kemeja safari dengan model empat saku yang identik dengan gaya Soekarno. Ia juga sering memakai peci hitam yang menjadi salah satu simbol penampilan Presiden pertama RI.

Bagi banyak pengamat, berbagai kesamaan tersebut menunjukkan bahwa Prabowo berupaya menghidupkan kembali semangat nasionalisme, kepemimpinan yang kuat, serta keberpihakan kepada rakyat yang selama ini lekat dengan sosok Soekarno. Meski demikian, ia tetap membangun identitas politiknya sendiri sesuai dengan tantangan Indonesia di era saat ini.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

ITS Buka Lowongan Kerja Terbaru untuk Lulusan D3 hingga S1, Ada 3 Posisi Menarik

ITS Buka Lowongan Kerja Terbaru untuk Lulusan D3 hingga S1, Ada 3 Posisi Menarik

Beasiswa Fulbright S2-S3 ke Amerika Serikat Dibuka, Tanpa Batas Usia hingga Hibah Rp906 Juta

Beasiswa Fulbright S2-S3 ke Amerika Serikat Dibuka, Tanpa Batas Usia hingga Hibah Rp906 Juta

PT BSI Dorong Ekonomi Masyarakat Lewat Program Penghijauan dan Produk Hasil Bumi

PT BSI Dorong Ekonomi Masyarakat Lewat Program Penghijauan dan Produk Hasil Bumi

Polemik Ijazah Gibran Memanas, Golkar Dorong Ketum Parpol Segera Duduk Bersama

Polemik Ijazah Gibran Memanas, Golkar Dorong Ketum Parpol Segera Duduk Bersama

Gugatan Syarat Ijazah Capres-Cawapres di MK Resmi Ditarik Pemohon

Gugatan Syarat Ijazah Capres-Cawapres di MK Resmi Ditarik Pemohon

Mitsubishi Xforce HEV Tempuh 1.064 Km Sekali Isi BBM, Jakarta-Palembang Pulang Pergi!

Mitsubishi Xforce HEV Tempuh 1.064 Km Sekali Isi BBM, Jakarta-Palembang Pulang Pergi!