PrakarsaWarga.Com – Ajang Audisi Umum PB Djarum 2026 di Pekanbaru, Riau, resmi berakhir dengan melahirkan 15 atlet muda bulutangkis yang berhasil meraih Super Tiket. Mereka akan melanjutkan perjalanan menuju tahap karantina dan pembinaan di Kudus sebagai bagian dari proses seleksi calon atlet masa depan Indonesia.
Audisi yang berlangsung di GOR Angkasa, Pekanbaru, pada 8–12 Juli 2026 ini diikuti ratusan peserta dari berbagai daerah. Para atlet muda bersaing di kategori U-11, KU-11, dan KU-12, baik putra maupun putri, untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di hadapan tim pencari bakat PB Djarum.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengapresiasi kualitas peserta yang tampil sepanjang audisi. Menurutnya, Pulau Sumatera terus menunjukkan potensi besar sebagai salah satu daerah penghasil atlet bulutangkis berbakat.
Ia berharap semakin banyak pebulutangkis muda dari Sumatera yang mampu menembus level nasional hingga internasional dan menjadi penerus kejayaan bulutangkis Indonesia.
Talenta Muda Sumatera Jadi Sorotan
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengungkapkan bahwa timnya menemukan banyak bibit atlet potensial selama penyelenggaraan audisi di Pekanbaru.
Salah satu temuan menarik adalah hadirnya sejumlah pemain kidal yang dinilai memiliki kemampuan menjanjikan. Atlet bertangan kiri sering kali memiliki karakter permainan berbeda sehingga menjadi nilai tambah dalam proses pembinaan.
Menurut Sigit, seluruh penerima Super Tiket telah memenuhi kriteria yang ditetapkan tim pencari bakat, baik dari sisi teknik, mental bertanding, maupun potensi pengembangan di masa depan.
Lanjut Karantina Selama Empat Pekan
Setelah dinyatakan lolos, kelima belas atlet akan mengikuti program karantina di Kudus selama empat minggu. Mereka akan bergabung dengan peserta yang lolos dari kota penyelenggara lainnya untuk mendapatkan pembinaan intensif dari pelatih PB Djarum.
Selama masa karantina, para atlet akan menjalani berbagai program latihan teknik, fisik, mental, serta evaluasi menyeluruh sebelum ditentukan siapa saja yang berhak bergabung dalam program pembinaan jangka panjang PB Djarum.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis dalam mencetak atlet-atlet muda yang siap bersaing di berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
Daftar Peraih Super Tiket
Pada babak turnamen, Super Tiket diraih oleh Chelsea Amanda (Deli Serdang), Iffa Hamda Sakhia (Siak), Naura Khaira Raya Kharisma (Bekasi), Muhammad Azka Al-Fatih (Binjai), Jayden Octave Tiolando (Siak), dan Muhammad Naufal Hanafi (Padangsidimpuan).
Sementara pada babak tambahan, Super Tiket diberikan kepada Rayya Aufa Tanjung, Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari, Jessy Liberty, Errencia Clarista, Ray Ethan Juorell, Azka Putra Kesuma, Nathan Alfariqi Aldyhara, Muhammad Ahsan Pradipta, serta Alvaro Wiryawan Andito.
Keberhasilan para atlet muda ini menjadi bukti bahwa pembinaan usia dini di berbagai daerah terus berkembang. Dengan pembinaan yang tepat, mereka diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang mengharumkan nama Indonesia di panggung bulutangkis dunia.









