PrakarsaWarga.Com – MSG atau monosodium glutamate (micin) merupakan penyedap rasa yang sering digunakan untuk memperkuat cita rasa gurih pada makanan. Meski populer, masih banyak yang percaya bahwa MSG dapat menyebabkan pusing atau sakit kepala setelah dikonsumsi.
Faktanya, hingga kini belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa konsumsi MSG dalam jumlah normal dapat memicu sakit kepala pada sebagian besar orang. Hanya sebagian kecil orang yang sensitif terhadap MSG yang mungkin mengalami gejala ringan seperti pusing, wajah memerah, mual, atau tubuh terasa lemas.
Anggapan bahwa MSG berbahaya berawal dari istilah Chinese Restaurant Syndrome yang muncul pada akhir 1960-an. Namun, berbagai penelitian selanjutnya tidak menemukan hubungan yang konsisten antara konsumsi MSG dalam jumlah wajar dengan gangguan kesehatan tersebut.
Jika merasa pusing setelah mengonsumsi makanan yang mengandung MSG, cobalah minum air putih yang cukup dan beristirahat. Bila keluhan terus berulang atau disertai gejala serius seperti sesak napas dan nyeri dada, segera periksakan diri ke dokter.
MSG sendiri tergolong aman dikonsumsi sesuai takaran. Bahkan, kandungan natriumnya lebih rendah dibandingkan garam dapur sehingga dapat membantu mengurangi penggunaan garam tanpa mengurangi kelezatan masakan. Kuncinya adalah mengonsumsinya secara bijak sebagai bagian dari pola makan sehat.









