Fenomena Langka, Anak Kerbau Dua Kepala Lahir di Manggarai Barat

PrakarsaWarga.Com –  Warga Kampung Pinggong, Desa Golo Ndaring, Kecamatan Sano Nggoang, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), dikejutkan dengan kelahiran seekor anak kerbau yang memiliki dua kepala dalam satu tubuh.

Anak kerbau tersebut lahir pada Selasa (25/8/2026). Sayangnya, kondisi anak kerbau sudah tidak bernyawa saat proses kelahiran berlangsung.

Pejabat Otoritas Veteriner Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Manggarai Barat, Yanuarius Saridin, menjelaskan bahwa kondisi tersebut merupakan kelainan bawaan yang sangat jarang ditemukan pada hewan ternak.

Dalam ilmu kedokteran hewan, kondisi satu tubuh dengan dua kepala dapat disebut **dicephalia atau dicephalus**. Namun, berdasarkan bentuk anatominya, kasus yang ditemukan di Manggarai Barat dikategorikan sebagai **derodymus**, yakni dua tengkorak dan dua leher yang relatif terpisah tetapi masih berada dalam satu tubuh.

### Diduga Berawal dari Perkembangan Embrio

Yanuarius menjelaskan, kelainan tersebut berkaitan dengan proses perkembangan embrio pada masa awal kebuntingan. Salah satu kemungkinan adalah proses pemisahan embrio kembar identik yang tidak berlangsung secara sempurna.

Akibatnya, sebagian bagian tubuh berkembang menjadi dua bagian, sementara bagian lainnya tetap menyatu.

Meski demikian, penyebab pasti kelahiran anak kerbau berkepala dua tidak bisa langsung diketahui hanya melalui pemeriksaan fisik. Faktor yang mungkin berhubungan antara lain kelainan genetik, gangguan perkembangan embrio, masalah nutrisi, infeksi selama kebuntingan, maupun faktor lingkungan.

Karena itu, anggapan bahwa kelainan tersebut pasti disebabkan oleh perkawinan sedarah atau faktor keturunan tidak dapat dibenarkan tanpa pemeriksaan lebih lanjut.

### Proses Kelahiran Mengalami Kesulitan

Kondisi dua kepala membuat proses persalinan induk kerbau menjadi lebih sulit. Kepala merupakan salah satu bagian tubuh fetus yang paling besar dan keras. Dengan adanya dua kepala, bagian depan tubuh menjadi lebih lebar sehingga sulit melewati jalan lahir.

Koordinator Puskeswan Kecamatan Sano Nggoang, Syprianus Andi, mengatakan proses evakuasi anak kerbau tersebut cukup rumit. Petugas sempat melakukan sejumlah upaya untuk membantu proses kelahiran, tetapi fetus tidak dapat keluar secara normal.

Setelah diketahui terdapat dua kepala, petugas melakukan tindakan fetotomi dengan memotong leher salah satu bagian kepala. Tindakan tersebut dilakukan setelah mempertimbangkan kondisi di lapangan dan berdiskusi dengan pemilik kerbau.

Setelah bagian tersebut dikeluarkan, posisi bagian lainnya dapat berubah sehingga proses pengeluaran fetus akhirnya dapat dilakukan.

### Peluang Hidup Sangat Kecil

Menurut Yanuarius, kasus kerbau dengan kelainan seperti ini umumnya memiliki prognosis yang buruk. Terlebih jika kelainan juga terjadi pada organ vital seperti otak, jantung, atau sistem pernapasan.

Banyak kasus serupa pada hewan ruminansia dilaporkan menyebabkan fetus mati sebelum lahir atau tidak mampu bertahan lama setelah dilahirkan.

Meski tergolong langka, kejadian seperti ini tidak otomatis menunjukkan adanya masalah genetik pada induknya. Faktor genetik baru perlu mendapat perhatian lebih jika kejadian serupa berulang pada induk yang sama atau muncul pada garis keturunan tertentu.

Untuk mengetahui penyebab secara lebih akurat, pemeriksaan veteriner dan patologi diperlukan untuk menentukan jenis kelainan serta kemungkinan faktor yang memicunya.

Kasus anak kerbau berkepala dua di Manggarai Barat ini pun menjadi salah satu contoh kelainan perkembangan fetus yang jarang ditemukan pada ternak dan menarik perhatian masyarakat setempat.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Fenomena Langka, Anak Kerbau Dua Kepala Lahir di Manggarai Barat

Fenomena Langka, Anak Kerbau Dua Kepala Lahir di Manggarai Barat

AS Pertimbangkan Tarif Baru Produk Teknologi China, Chip hingga Laptop Jadi Sasaran

AS Pertimbangkan Tarif Baru Produk Teknologi China, Chip hingga Laptop Jadi Sasaran

Masa Depan Cody Gakpo di Liverpool Masih Abu-Abu, Iraola Tak Berani Beri Jaminan

5 Sayuran yang Bisa Membantu Menjaga Lemak Visceral, Bayam Salah Satunya

5 Sayuran yang Bisa Membantu Menjaga Lemak Visceral, Bayam Salah Satunya

Zulhas Dorong Pertanian dan Peternakan Indonesia Gunakan Teknologi

Ardhito Pramono Gugat Sony Music, Persoalkan Penggunaan Lagu di Korea Selatan

Ardhito Pramono Gugat Sony Music, Persoalkan Penggunaan Lagu di Korea Selatan