Revitalisasi Sekolah hingga Penataan Alun-Alun, Gus Fawait Dorong Pemerataan Pembangunan Jember

PrakarsaWarga.Com – Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan dan pemerataan pembangunan di berbagai wilayah. Upaya tersebut dilakukan melalui revitalisasi fasilitas sekolah, pemberdayaan tenaga kerja lokal, serta penataan kawasan publik yang berpotensi menggerakkan perekonomian masyarakat.

Komitmen itu disampaikan Bupati Jember, Gus Fawait, saat melakukan peninjauan sejumlah lokasi di Kecamatan Tanggul pada Senin (19/10/2026) malam.

Dalam agenda tersebut, Gus Fawait meninjau proyek revitalisasi SDN Tanggul Kulon 01 yang memperoleh alokasi anggaran hampir Rp3 miliar. Ia menyebut anggaran revitalisasi sekolah di Kabupaten Jember pada 2026 meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Menurut Gus Fawait, peningkatan anggaran tersebut tidak terlepas dari upaya pemerintah daerah serta dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pendidikan.

“Secara data, tidak benar jika ada anggapan bahwa pemerintah pusat kurang memberikan perhatian pada sektor pendidikan. Anggaran yang kita terima tahun ini bahkan menjadi salah satu yang terbesar,” ujar Gus Fawait.

Revitalisasi Sekolah Diharapkan Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Revitalisasi sekolah menjadi salah satu langkah untuk meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Jember. Fasilitas yang lebih baik diharapkan dapat mendukung kegiatan belajar mengajar agar berlangsung lebih nyaman dan efektif.

Selain memperhatikan kondisi bangunan, Gus Fawait juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan pembentukan akhlak bagi para siswa.

Menurutnya, lingkungan sekolah memiliki peran penting dalam membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah berbagai persoalan sosial sejak dini.

Karena itu, peningkatan kualitas pendidikan perlu dilakukan secara menyeluruh, tidak hanya melalui pembangunan fisik, tetapi juga melalui penguatan nilai-nilai moral dan pembentukan perilaku positif peserta didik.

Pembangunan Libatkan Tenaga Kerja Lokal Jember

Dalam peninjauan tersebut, Gus Fawait turut menginstruksikan agar proyek pembangunan sekolah memprioritaskan penggunaan tenaga kerja lokal asal Kabupaten Jember.

Kebijakan ini diharapkan memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Dana pembangunan yang masuk ke daerah tidak hanya digunakan untuk memperbaiki fasilitas publik, tetapi juga dapat menggerakkan aktivitas ekonomi warga.

Keterlibatan pekerja lokal berpotensi meningkatkan pendapatan rumah tangga, sementara kebutuhan konsumsi harian dan logistik proyek dapat membuka peluang usaha bagi masyarakat sekitar.

Dengan demikian, pembangunan infrastruktur pendidikan diharapkan memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan kualitas layanan pendidikan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dan upaya pengurangan kemiskinan.

Alun-Alun Tanggul Ditata untuk Mendukung Potensi Wisata Religi

Setelah meninjau SDN Tanggul Kulon 01, Gus Fawait melanjutkan agenda dengan melihat kondisi Alun-Alun Tanggul.

Ia menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Jember perlu menjangkau seluruh wilayah, termasuk kecamatan dan desa, sehingga manfaat pembangunan tidak hanya terpusat di kawasan perkotaan.

Pembenahan Alun-Alun Tanggul dijadwalkan mulai dikerjakan pada November 2026. Penataan kawasan tersebut direncanakan terintegrasi dengan pengembangan potensi wisata religi setempat.

Konsep pengembangan akan menghubungkan Alun-Alun Tanggul dengan Masjid Jami Tanggul serta kawasan makam Habib Sholeh Tanggul.

Integrasi tersebut diharapkan dapat menciptakan kawasan yang lebih tertata sekaligus mendukung kegiatan wisata dan aktivitas masyarakat.

Pemerataan Pembangunan untuk Menggerakkan Ekonomi Warga

Penataan Alun-Alun Tanggul tidak hanya diarahkan untuk memperbaiki wajah kawasan publik, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Meningkatnya aktivitas pengunjung berpotensi memberikan manfaat bagi pelaku usaha kecil, pedagang, serta sektor jasa yang tumbuh di sekitar kawasan tersebut.

Melalui pembangunan fasilitas pendidikan dan penataan ruang publik, Pemkab Jember berupaya menghubungkan peningkatan layanan dasar dengan pengembangan potensi ekonomi daerah.

Ke depan, keberhasilan program tersebut akan bergantung pada pelaksanaan pembangunan yang sesuai rencana, kualitas fasilitas yang dihasilkan, serta manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.

Upaya ini menjadi bagian dari agenda pemerataan pembangunan agar masyarakat di berbagai kecamatan di Jember memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak dan merasakan pertumbuhan ekonomi daerah.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Diduga Salah Paham dengan Rekan Kerja, Pria 26 Tahun Tewas Ditusuk Obeng di Badung

Diduga Salah Paham dengan Rekan Kerja, Pria 26 Tahun Tewas Ditusuk Obeng di Badung

Tabrakan Burung Rusak Pesawat Emirates, Penerbangan Delhi-Dubai Delay 14,5 Jam

Tabrakan Burung Rusak Pesawat Emirates, Penerbangan Delhi-Dubai Delay 14,5 Jam

Revitalisasi Sekolah hingga Penataan Alun-Alun, Gus Fawait Dorong Pemerataan Pembangunan Jember

Revitalisasi Sekolah hingga Penataan Alun-Alun, Gus Fawait Dorong Pemerataan Pembangunan Jember

Bukan Cuma Truk Berat, Ini 4 Penyebab Jalan Aspal Cepat Rusak Menurut Pakar ITS

Bukan Cuma Truk Berat, Ini 4 Penyebab Jalan Aspal Cepat Rusak Menurut Pakar ITS

Mengapa 10 Hari Hilang dari Kalender Oktober 1582? Ini Sejarahnya

Mengapa 10 Hari Hilang dari Kalender Oktober 1582? Ini Sejarahnya

 Polusi Udara Rentan Menumpuk pada Pagi Hari, Pakar ITS Ungkap Penyebabnya

 Polusi Udara Rentan Menumpuk pada Pagi Hari, Pakar ITS Ungkap Penyebabnya