PrakarsaWarga.Com – Unggahan video rekaman panggilan video Ruben Onsu dengan seseorang di media sosial menjadi sorotan publik. Aksi Sarwendah tersebut menuai perhatian di tengah proses persidangan terkait perebutan hak asuh anak yang masih bergulir.
Menanggapi polemik itu, kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menjelaskan bahwa keputusan kliennya mengunggah rekaman tersebut bukan tindakan spontan akibat emosi. Menurutnya, langkah itu merupakan respons terhadap berbagai pemberitaan dan narasi negatif yang dinilai telah menyudutkan Sarwendah.
Pernyataan tersebut disampaikan Chris Sam Siwu seusai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (14/10/2026).
Ia menilai Sarwendah telah menghadapi situasi yang membuatnya merasa direndahkan dan menjadi sasaran penggiringan opini. Karena itu, unggahan tersebut disebut sebagai bentuk perlawanan terhadap kondisi yang selama ini dihadapinya.
Chris juga menegaskan bahwa kliennya telah memahami konsekuensi dari keputusan tersebut sebelum membagikan rekaman video ke media sosial.
Menurutnya, tindakan Sarwendah tidak tepat jika semata-mata dianggap sebagai luapan amarah. Ia menyebut unggahan itu sebagai bentuk tanggapan atas situasi yang dinilai sudah sulit ditoleransi.
Pihak kuasa hukum turut menyinggung berbagai risiko yang mungkin muncul setelah video tersebut menjadi perbincangan luas. Mereka memastikan tetap mendampingi Sarwendah dalam menghadapi persoalan hukum yang berjalan, baik di pengadilan maupun kepolisian.
Chris menambahkan, konsekuensi yang muncul merupakan bagian dari risiko yang harus dihadapi seorang figur publik atas tindakan yang dilakukannya.
Hingga kini, persoalan tersebut masih menjadi perhatian masyarakat, terutama karena berlangsung bersamaan dengan proses hukum yang melibatkan Sarwendah dan Ruben Onsu.









