PrakarsaWarga.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengajak Presiden China Xi Jinping melihat-lihat Gedung Putih dalam rangkaian kunjungan kenegaraan Xi ke AS. Dalam kesempatan tersebut, Trump memperlihatkan deretan potret presiden AS yang berada di salah satu koridor Gedung Putih.
Namun, ada satu hal yang menarik perhatian. Di bagian yang sebelumnya menampilkan mantan Presiden Joe Biden, kini terpampang gambar tanda tangan yang dibuat menggunakan perangkat autopen.
Mengutip unggahan akun resmi Gedung Putih di X, Jumat (25/9/2026), Trump tampak memperlihatkan Presidential Walk of Fame kepada Xi. Galeri tersebut menampilkan potret sejumlah presiden AS terdahulu.
Alih-alih foto Biden, Trump menempatkan gambar sebuah mesin autopen yang sedang digunakan untuk membubuhkan tanda tangan pada dokumen. Autopen merupakan perangkat yang dapat mereproduksi tanda tangan seseorang secara otomatis.
Trump dan Xi kemudian melanjutkan agenda pertemuan di Gedung Putih. Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Ibu Negara AS Melania Trump dan Peng Liyuan, istri Xi Jinping.
Sambutan Meriah untuk Xi Jinping
Kunjungan Xi Jinping ke Washington diawali dengan upacara penyambutan militer. Acara tersebut berlangsung dengan berbagai rangkaian seremoni, termasuk pertunjukan udara dan musik dari korps militer AS.
Trump sebelumnya menyambut langsung Xi saat tiba di Joint Base Andrews, pangkalan udara militer AS di luar Washington. Xi datang bersama Peng Liyuan dan disambut Trump serta Melania Trump.
Sejumlah pesawat militer AS juga dilibatkan dalam rangkaian penyambutan. Pesawat pengebom dan jet tempur melakukan atraksi terbang lintas sebagai bagian dari seremoni kedatangan pemimpin China tersebut.
Kunjungan Xi berlangsung selama beberapa hari dengan agenda yang mencakup pertemuan bilateral dan jamuan kenegaraan di Gedung Putih.
Bahas Perdagangan hingga Teknologi
Dalam pertemuan tersebut, Trump mengatakan AS dan China berupaya membangun hubungan perdagangan yang lebih seimbang. Salah satu topik yang disebut menjadi perhatian adalah pembukaan akses pasar baru bagi petani dan peternak Amerika.
Selain perdagangan, kedua pemimpin juga dijadwalkan membahas sejumlah isu strategis, termasuk keamanan, teknologi, kecerdasan buatan atau AI, serta perkembangan superintelligence.
Pertemuan Trump dan Xi menjadi bagian dari upaya kedua negara membicarakan berbagai persoalan yang selama ini memengaruhi hubungan AS-China, termasuk perdagangan, teknologi, dan isu geopolitik.







