PrakarsaWarga.Com – Masyarakat yang berencana liburan ke luar negeri kini memiliki kesempatan mendapatkan tiket pesawat dengan harga lebih hemat. Melalui CIMB-Cathay Travel Fair 2026, berbagai promo perjalanan internasional ditawarkan dengan harga mulai Rp3,5 juta untuk sejumlah rute favorit di Asia hingga Eropa.
Pameran wisata hasil kolaborasi CIMB Niaga dan Cathay Pacific Airways ini berlangsung di Main Atrium Senayan City, Jakarta, pada 16–19 Juli 2026. Memasuki penyelenggaraan tahun ke-13, acara ini kembali menghadirkan beragam penawaran menarik bagi wisatawan yang ingin bepergian dengan anggaran lebih terjangkau.
Pengunjung dapat memilih berbagai destinasi populer di kawasan Asia, seperti Hong Kong, China, Jepang, dan Korea Selatan. Sementara itu, bagi yang ingin menjelajahi Eropa, tersedia promo penerbangan menuju Inggris, Belanda, Jerman, Italia, Spanyol, hingga Belgia. Tak hanya itu, sejumlah kota di Amerika dan Australia juga masuk dalam daftar destinasi promo.
Country Manager Indonesia Cathay, Tom Sham, mengatakan travel fair ini digelar untuk memenuhi tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap perjalanan internasional sekaligus menghadirkan pilihan liburan yang lebih ekonomis.
Menurutnya, berbagai penawaran eksklusif yang diberikan diharapkan dapat memudahkan pelanggan dalam merencanakan perjalanan ke luar negeri dengan biaya yang lebih efisien.
Selain harga tiket yang kompetitif, pengunjung juga berkesempatan memperoleh berbagai keuntungan tambahan, seperti cashback hingga Rp8,8 juta, bonus sampai 88.000 Asia Miles, penukaran Poin Xtra hingga 100 persen dari nilai transaksi, serta cicilan 0 persen selama 12 bulan untuk pembelian tiket pesawat.
Tidak hanya digelar di Jakarta, CIMB-Cathay Travel Fair 2026 juga berlangsung secara serentak di beberapa kota besar lainnya, yaitu Bandung, Surabaya, dan Bali, sehingga lebih banyak masyarakat dapat menikmati berbagai promo perjalanan yang ditawarkan.
Dengan beragam penawaran tersebut, travel fair ini menjadi salah satu pilihan menarik bagi wisatawan yang ingin merencanakan liburan internasional dengan biaya lebih hemat di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.









