Pakuwon Group Klarifikasi Pemasangan Pagar di Sejumlah Mal, Tegaskan Bukan karena Krisis Ekonomi

PrakarsaWarga.Com – Pemasangan pagar besi di sejumlah pusat perbelanjaan milik Pakuwon Group di Surabaya belakangan menjadi sorotan publik. Beragam spekulasi bermunculan di media sosial, mulai dari isu krisis ekonomi hingga dugaan antisipasi terhadap aksi penjarahan. Menanggapi hal tersebut, manajemen Pakuwon Group memberikan penjelasan resmi dan membantah seluruh kabar yang beredar.

Direktur Marketing Pakuwon Group, Sutandi Purnomosidi, menjelaskan bahwa pemasangan pagar dilakukan sebagai bagian dari peningkatan fasilitas, peremajaan aset, serta penguatan aspek keamanan di kawasan mal.

Menurutnya, pemasangan pagar dilakukan secara bertahap di Pakuwon Mall Surabaya, Tunjungan Plaza, Royal Plaza, dan Pakuwon City Mall, dengan alasan yang berbeda di masing-masing lokasi.

Untuk Pakuwon Mall Surabaya , pagar dipasang menyusul beroperasinya Radial Road di sekitar kawasan tersebut. Keberadaan pagar bertujuan meningkatkan keselamatan pejalan kaki agar lebih terlindungi dari arus lalu lintas.

Sementara itu, di Royal Plaza dan Pakuwon City Mall, pergantian pagar dilakukan karena pagar lama yang telah digunakan hampir satu dekade mulai mengalami kerusakan. Manajemen menggantinya dengan material yang lebih kuat dan tahan lama sebagai bagian dari program peremajaan fasilitas.

Adapun di Tunjungan Plaza, pemasangan pagar dilakukan untuk mendukung sistem pengamanan kawasan. Lokasinya yang berada di dekat Gedung Negara Grahadi membuat area tersebut kerap terdampak aktivitas demonstrasi, sehingga pagar permanen dinilai lebih efektif dibandingkan penggunaan barikade sementara.

Sutandi menegaskan bahwa pembangunan pagar sama sekali tidak berkaitan dengan kondisi ekonomi perusahaan maupun isu sosial yang ramai diperbincangkan di media sosial.

Ia bahkan menyebutkan bahwa kinerja bisnis Pakuwon Group sepanjang semester pertama 2026 menunjukkan hasil yang positif. Sebagai perusahaan terbuka, laporan keuangan Pakuwon dapat diakses publik melalui Bursa Efek, sehingga kondisi perusahaan dapat diketahui secara transparan.

Selain itu, sektor ritel di seluruh pusat perbelanjaan milik Pakuwon juga disebut tetap menunjukkan performa yang baik, terutama selama periode libur sekolah yang mendorong meningkatnya jumlah pengunjung.

Di akhir keterangannya, Sutandi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang memberikan perhatian terhadap berbagai pembangunan yang dilakukan perusahaan. Namun, ia mengimbau publik agar tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi dan tidak mengaitkan pemasangan pagar dengan isu yang tidak berdasar.

Dengan klarifikasi tersebut, Pakuwon Group berharap masyarakat memperoleh informasi yang akurat terkait pembangunan fasilitas di sejumlah mal dan tidak lagi terpengaruh oleh spekulasi yang beredar di media sosial.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Aldi Taher Tanggapi Santai Tudingan Money Laundry, Jawab dengan Gaya Khas Penuh Candaan

Aldi Taher Tanggapi Santai Tudingan Money Laundry, Jawab dengan Gaya Khas Penuh Candaan

Denny Sumargo Ungkap Empat Kali Gagal Program Hamil, Beri Dukungan Penuh untuk Perjuangan Terakhir Olivia Allan

Denny Sumargo Ungkap Empat Kali Gagal Program Hamil, Beri Dukungan Penuh untuk Perjuangan Terakhir Olivia Allan

Pascapersalinan, Fangfang Dilanda Kecemasan Soal Hak Asuh Anak, Kuasa Hukum Ungkap Kondisinya

Pascapersalinan, Fangfang Dilanda Kecemasan Soal Hak Asuh Anak, Kuasa Hukum Ungkap Kondisinya

Liburan di Bali Berubah Mencekam, Meisya Siregar Ceritakan Detik-detik Putranya Terseret Ombak

Liburan di Bali Berubah Mencekam, Meisya Siregar Ceritakan Detik-detik Putranya Terseret Ombak

Ruben Onsu Ungkap Alasan Rela Berutang Rp10,1 Miliar Demi Renovasi Rumah, Kini Harus Tanggung Cicilan Ratusan Juta

Ruben Onsu Ungkap Alasan Rela Berutang Rp10,1 Miliar Demi Renovasi Rumah, Kini Harus Tanggung Cicilan Ratusan Juta

Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tetap Sah

Hakim Tolak Praperadilan Roy Suryo, Status Tersangka Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tetap Sah