Kebakaran Hutan Selimuti Tanjung Puting, Habitat Orang Utan Terancam Asap Tebal

PrakarsaWarga.Com  – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, menjadi perhatian setelah sebuah video memperlihatkan hutan diselimuti asap tebal. Kondisi tersebut turut mengganggu aktivitas wisata alam di kawasan yang dikenal sebagai habitat orang utan Kalimantan.

Video yang diunggah operator wisata Tanjung Puting pada Rabu (14/10/2026) itu memperlihatkan suasana hutan yang tertutup asap. Pemandu wisata dan pengunjung tampak mengenakan masker untuk mengurangi paparan asap selama berada di lokasi.

Dalam unggahannya, operator wisata menyampaikan keprihatinan terhadap kondisi alam yang seharusnya menjadi daya tarik wisata, tetapi kini justru membutuhkan perlindungan akibat kebakaran.

Mereka juga menyebutkan bahwa video tersebut direkam dua hari sebelum unggahan dipublikasikan. Asap karhutla dilaporkan menyebabkan jarak pandang terbatas, langit tampak berwarna oranye, serta menghambat aktivitas penerbangan.

Upaya pemadaman kebakaran disebut membutuhkan lebih dari 200 pompa air dan ratusan personel di lapangan. Kebakaran yang terjadi di lahan gambut menjadi tantangan tersendiri karena api dapat menyebar dan bertahan di bawah permukaan tanah.

Tanjung Puting, Habitat Penting Orang Utan Kalimantan

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan salah satu kawasan konservasi penting di Indonesia. Dengan luas sekitar 415.040 hektare, kawasan ini memiliki beragam ekosistem, mulai dari hutan tropis hingga rawa gambut.

Taman nasional tersebut menjadi habitat orang utan Kalimantan (_Pongo pygmaeus_) serta satwa liar lainnya, seperti bekantan, beruang madu, dan buaya muara. Keberadaan berbagai spesies tersebut menjadikan Tanjung Puting memiliki peran penting dalam menjaga keanekaragaman hayati.

Primatolog Biruté Mary Galdikas bahkan menyebut kawasan ini sebagai salah satu pusat penting kehidupan orang utan di dunia. Upaya perlindungan hutan menjadi sangat penting untuk memastikan satwa-satwa tersebut tetap memiliki habitat yang aman.

Ribuan Wisatawan Berkunjung Setiap Tahun

Selain menjadi kawasan konservasi, Taman Nasional Tanjung Puting juga merupakan destinasi wisata alam yang menarik perhatian wisatawan domestik dan mancanegara.

Berdasarkan data Balai Taman Nasional Tanjung Puting yang diberitakan Antara, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang 2025 mencapai 79.920 orang. Sekitar 78 persen di antaranya merupakan wisatawan mancanegara, sedangkan 22 persen lainnya wisatawan domestik.

Wisatawan asal Spanyol tercatat menjadi kelompok pengunjung mancanegara terbanyak, yakni 24.037 orang. Berikutnya, wisatawan asal Jerman mencapai 6.361 orang dan wisatawan Amerika Serikat sebanyak 6.106 orang.

Angka tersebut menunjukkan besarnya daya tarik wisata alam dan konservasi orang utan di Kalimantan Tengah. Karena itu, kebakaran hutan tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga berpotensi mengganggu kegiatan pariwisata setempat.

Camp Leakey dan Pusat Konservasi Orang Utan

Salah satu lokasi terkenal di Taman Nasional Tanjung Puting adalah Camp Leakey, pusat penelitian orang utan yang didirikan pada 1971. Tempat ini memiliki peran penting dalam penelitian perilaku orang utan serta pengembangan upaya konservasi.

Selain Camp Leakey, kawasan Tanjung Harapan dan Pondok Tanggui juga menjadi bagian dari kegiatan konservasi dan pengelolaan orang utan.

Meski dikenal sebagai tujuan wisata satwa, pengunjung tidak selalu dapat melihat orang utan secara langsung. Satwa tersebut hidup di alam liar sehingga keberadaannya bergantung pada kondisi habitat dan perilaku alaminya.

Kondisi Tanjung Puting yang kini diselimuti asap menjadi pengingat bahwa pelestarian hutan merupakan bagian penting dari keberlanjutan wisata alam. Perlindungan kawasan konservasi dibutuhkan agar habitat orang utan dan satwa liar lainnya tetap terjaga untuk generasi mendatang.

 

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

KLH Buka Program Kelana Episode 6 untuk Siswa SMA-SMK, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

KLH Buka Program Kelana Episode 6 untuk Siswa SMA-SMK, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Latihan Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris, dan Matematika Beserta Jawaban

Latihan Soal TKA SMA 2026: Bahasa Indonesia, Inggris, dan Matematika Beserta Jawaban

Cek Daftar Jurusan Universitas Terbuka 2026 dan Rincian Biaya Kuliahnya

Cek Daftar Jurusan Universitas Terbuka 2026 dan Rincian Biaya Kuliahnya

Berlliana Lovell Tempuh Jalur Hukum, Beri Terduga Pelaku Pelecehan Waktu 3×24 Jam untuk Minta Maaf

Berlliana Lovell Tempuh Jalur Hukum, Beri Terduga Pelaku Pelecehan Waktu 3×24 Jam untuk Minta Maaf

Kuasa Hukum Hercules Serahkan Uang Rp800 Juta ke KPK, Ini Penjelasannya

Kuasa Hukum Hercules Serahkan Uang Rp800 Juta ke KPK, Ini Penjelasannya

Karhutla Kalteng Meluas, Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 4 Mobil Water Cannon

Karhutla Kalteng Meluas, Polri Kerahkan 200 Personel Brimob dan 4 Mobil Water Cannon