PrakarsaWarga.Com – Stroke masih menjadi salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia. Selain dipengaruhi pola hidup dan kondisi kesehatan, penelitian terbaru menunjukkan bahwa golongan darah tertentu juga memiliki kaitan dengan risiko stroke, terutama pada usia muda.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Neurology milik American Academy of Neurology pada 2022 menemukan bahwa individu dengan golongan darah A memiliki kemungkinan lebih tinggi mengalami stroke iskemik sebelum usia 60 tahun dibandingkan golongan darah lainnya.
Penelitian tersebut merupakan meta-analisis terhadap 48 studi genetik yang melibatkan lebih dari 590 ribu peserta dari Amerika Utara, Eropa, dan Asia. Hasilnya menunjukkan pemilik golongan darah A memiliki risiko sekitar 16 persen lebih tinggi mengalami stroke usia muda, sedangkan pemilik golongan darah O justru memiliki risiko sekitar 12 persen lebih rendah.
Para peneliti menduga hubungan tersebut berkaitan dengan faktor genetik yang memengaruhi proses pembentukan gumpalan darah. Namun demikian, para ahli menegaskan bahwa golongan darah bukan satu-satunya faktor yang menentukan seseorang akan mengalami stroke.
Berbagai faktor lain tetap memiliki pengaruh yang jauh lebih besar, seperti hipertensi, diabetes, kolesterol tinggi, kebiasaan merokok, kurang aktivitas fisik, obesitas, hingga konsumsi alkohol berlebihan.
Selain itu, faktor usia, riwayat penyakit jantung, fibrilasi atrium, penyakit ginjal kronis, serta riwayat stroke sebelumnya juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami penyakit tersebut.
Karena itu, para ahli menekankan pentingnya menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah utama dalam mencegah stroke. Menjaga tekanan darah tetap normal, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, rutin berolahraga, berhenti merokok, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi upaya terbaik untuk mengurangi risiko penyakit ini.
Dengan mengenali berbagai faktor risiko sejak dini, masyarakat diharapkan dapat mengambil langkah pencegahan yang tepat demi menjaga kesehatan otak dan pembuluh darah dalam jangka panjang.








