Sekolah Rakyat Terpadu Trenggalek Siap Beroperasi 2026, Tampung Lebih dari Seribu Siswa

PrakarsaWarga.Com – Pembangunan Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) Trenggalek memasuki tahap akhir. Proyek sekolah yang berada di Kelurahan Ngantru, Kecamatan Trenggalek ini ditargetkan rampung pada 30 Juli 2026 dan siap menjadi fasilitas pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Trenggalek, Habib Solehudin, mengatakan progres pembangunan SRT Trenggalek saat ini telah mencapai sekitar 88 persen. Struktur utama gedung telah selesai dan hanya menyisakan penyempurnaan fasilitas pendukung.

“Target pembangunan selesai 30 Juli 2026. Selain gedung, perlengkapan seperti meja, kursi, kebutuhan pembelajaran, serta fasilitas asrama juga akan dipenuhi,” ujar Habib, Kamis (9/7/2026).

Sekolah yang dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tersebut memiliki kapasitas besar dengan daya tampung mencapai 1.080 siswa dari jenjang SD hingga SMA.

Pemindahan Siswa Menunggu Fasilitas Lengkap

Meski pembangunan ditargetkan selesai akhir Juli, proses perpindahan siswa ke lokasi baru belum ditentukan tanggal pastinya. Pemerintah daerah masih menunggu kesiapan seluruh sarana prasarana serta tambahan tenaga pengajar.

Habib menjelaskan, kebutuhan guru tambahan masih dalam proses rekrutmen oleh Kementerian Sosial (Kemensos). Jumlah tenaga pendidik yang tersedia saat ini dinilai belum mencukupi untuk mendukung kegiatan belajar mengajar di sekolah berkonsep asrama tersebut.

“Kami belum bisa memastikan tanggal pemindahan, tetapi dipastikan berlangsung tahun ini. Semua fasilitas harus lengkap terlebih dahulu, termasuk tenaga guru,” jelasnya.

Dengan jadwal penyelesaian pembangunan yang bertepatan setelah awal tahun ajaran sekolah umum dimulai pada 13 Juli 2026, kegiatan belajar di SRT Trenggalek kemungkinan akan dimulai lebih lambat.

SRT Trenggalek Terima Ratusan Siswa Baru

Dalam penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027, Sekolah Rakyat Terpadu Trenggalek mendapat alokasi awal sebanyak 270 siswa, terdiri dari 90 siswa tingkat SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.

Namun, jumlah pendaftar yang diterima mengalami perubahan. Berdasarkan hasil seleksi, jenjang SD mendapatkan 30 siswa, SMP sebanyak 117 siswa, dan SMA sebanyak 82 siswa.

Kekurangan jumlah siswa tingkat SD terjadi karena sebagian orang tua masih merasa berat melepas anak kelas awal untuk tinggal di asrama. Untuk menyesuaikan kapasitas yang tersedia, kuota SMA kemudian ditambah menjadi 117 siswa.

Seluruh kebutuhan pendidikan siswa, mulai dari biaya sekolah hingga perlengkapan pendukung, akan ditanggung pemerintah melalui Kemensos. Para siswa juga akan tinggal di fasilitas asrama yang telah disediakan.

Seleksi Siswa Dilakukan Jemput Bola

Proses penerimaan siswa SRT Trenggalek dilakukan melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Kemensos bersama pemerintah daerah dan pemerintah desa melakukan pendataan keluarga yang masuk kategori ekonomi terbawah.

Petugas melakukan penyisiran terhadap keluarga yang masuk kelompok desil 1 dan 2 di seluruh wilayah kecamatan Kabupaten Trenggalek.

Meski demikian, proses seleksi tidak hanya terpaku pada data tersebut. Anak-anak dari keluarga dengan kondisi kemiskinan ekstrem tetap dapat diusulkan setelah melalui proses asesmen lapangan.

Pemerintah berharap keberadaan Sekolah Rakyat Terpadu Trenggalek dapat memberikan akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak yang membutuhkan serta menjadi langkah nyata dalam pemerataan pendidikan di daerah.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Hoshizora Foundation Buka Beasiswa 2026 untuk Pelajar SD hingga SMA, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

Hoshizora Foundation Buka Beasiswa 2026 untuk Pelajar SD hingga SMA, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya

Pembangunan Sekolah Belum Rampung, Siswa SMA Unggul Garuda Bulungan Belajar Sementara di Sulawesi

Pembangunan Sekolah Belum Rampung, Siswa SMA Unggul Garuda Bulungan Belajar Sementara di Sulawesi

SPMB 2026 Mataram: Lima SMA Negeri Kekurangan Pendaftar, Dikpora Siapkan Langkah Pemerataan Siswa

SPMB 2026 Mataram: Lima SMA Negeri Kekurangan Pendaftar, Dikpora Siapkan Langkah Pemerataan Siswa

Sekolah Rakyat Terpadu Trenggalek Siap Beroperasi 2026, Tampung Lebih dari Seribu Siswa

Sekolah Rakyat Terpadu Trenggalek Siap Beroperasi 2026, Tampung Lebih dari Seribu Siswa

Al Haris Dorong Guru dan Tokoh Agama Perkuat Benteng Moral Generasi Muda Jambi

Al Haris Dorong Guru dan Tokoh Agama Perkuat Benteng Moral Generasi Muda Jambi

Penelitian Ungkap Golongan Darah A Berisiko Lebih Tinggi Terkena Stroke, Benarkah?

Penelitian Ungkap Golongan Darah A Berisiko Lebih Tinggi Terkena Stroke, Benarkah?