PrakarsaWarga.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta resmi menghadirkan lima mobil klinik hewan keliling untuk memberikan layanan kesehatan bagi hewan peliharaan masyarakat di lima kota administrasi. Program ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang ramah hewan sekaligus mempertahankan status ibu kota sebagai daerah bebas rabies.
Peluncuran layanan tersebut ditinjau langsung oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Mustika, Kelurahan Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (10/7/2026).
Dalam kegiatan itu turut hadir Wali Kota Administrasi Jakarta Timur Munjirin, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta Hasudungan, serta anggota DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth dan Francine Widjojo.
Setiap mobil klinik hewan keliling telah dilengkapi dokter hewan beserta berbagai peralatan medis untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi hewan peliharaan. Layanan yang tersedia meliputi pemeriksaan kesehatan, pengobatan kucing, anjing, kambing, dan sapi, tindakan operasi ringan, sterilisasi, hingga pemeriksaan ultrasonografi (USG).
Menurut Gubernur Pramono, kehadiran mobil klinik hewan keliling menjadi salah satu upaya memperkuat komitmen Jakarta dalam menjaga status bebas rabies. Selain itu, program ini juga mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang peduli terhadap kesejahteraan hewan.
Pemprov DKI Jakarta menargetkan sebanyak 23 ribu hewan akan menjalani program sterilisasi sepanjang tahun 2026. Masyarakat pun diimbau memanfaatkan layanan ini agar populasi hewan peliharaan dapat lebih terkontrol dan kesehatannya tetap terjaga.
Pramono menyebut program mobil klinik hewan keliling merupakan inovasi yang diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan hewan. Ia juga berharap program tersebut dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia dalam membangun kota yang lebih ramah terhadap hewan.
Kehadiran layanan ini mendapat sambutan positif dari warga. Lestari (45), warga Kramat Jati, mengaku terbantu karena dapat membawa dua kucing peliharaannya untuk menjalani vaksinasi dan sterilisasi tanpa harus datang ke klinik hewan yang jauh.
Ia berharap layanan mobil klinik hewan keliling dapat digelar secara rutin sehingga semakin banyak hewan peliharaan yang memperoleh vaksinasi dan sterilisasi demi menjaga kesehatan serta mencegah penyebaran penyakit.







