PrakarsaWarga.Com – Persoalan sepele berujung aksi kekerasan terjadi di Kota Dumai, Riau. Dua pria berinisial D (23) dan W (26) ditangkap polisi setelah diduga menyerang seorang pemuda menggunakan pisau dan obeng.
Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, Dumai Kota, pada 18 September 2026. Polisi menyebut aksi penganiayaan itu dipicu rasa kesal karena kedua pelaku tidak terima ditegur saat menggeber sepeda motor.
Kapolres Dumai AKBP Fatikh Setiyawan mengatakan, kejadian bermula ketika tiga korban sedang duduk di sebuah tempat usaha. Saat itu, dua pria yang tidak dikenal melintas menggunakan sepeda motor sambil menggeber kendaraannya.
Salah seorang korban kemudian berkomentar, “Anjay keren.”
Mendengar ucapan tersebut, kedua pria itu sempat meninggalkan lokasi. Namun, mereka kemudian kembali dan beberapa kali melintas di depan tempat korban berkumpul sambil kembali menggeber sepeda motor.
Situasi kemudian memanas ketika kedua pria tersebut datang lagi bersama sejumlah orang.
“Satu di antaranya turun dan sempat bilang, ‘Siapa yang ngago-ngago, dah kuat kalian,’ ke ketiga korban,” kata Fatikh, Rabu (30/9/2026).
Korban Ditusuk Saat Berusaha Kabur
Setelah terjadi ketegangan, salah satu pelaku turun dari sepeda motor dan langsung menendang wajah korban berinisial JH.
Pelaku kemudian mengambil pisau dari pinggangnya dan menusukkannya ke arah korban.
JH yang mengalami luka berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju warung di sekitar lokasi. Namun, pelaku diduga tetap mengejar korban sambil membawa senjata tajam.
Tidak hanya pisau, pelaku juga menggunakan obeng dalam aksi tersebut.
Dua teman korban, RK dan AP, sempat berusaha memberikan pertolongan. Namun, keduanya justru mendapat ancaman dari para pelaku.
Ketika situasi mulai ramai, kedua pelaku akhirnya meninggalkan lokasi menggunakan sepeda motor.
Polisi Buru Pelaku hingga Siak
Kasus tersebut kemudian dilaporkan kepada polisi. Satuan Reserse Kriminal Polres Dumai yang dipimpin AKP I Putu Adi Juniwinata melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan para pelaku.
Pengejaran polisi akhirnya membuahkan hasil. D dan W ditan








