Ekonomi Kreatif Jadi Mesin Pertumbuhan Baru Jakarta, UMKM dan Digitalisasi Terus Diperkuat

PrakarsaWarga.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan sektor ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi di masa depan. Langkah ini dilakukan untuk memperkuat struktur ekonomi ibu kota yang selama ini didominasi sektor perdagangan dan jasa.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa pengembangan ekonomi kreatif memiliki peran penting dalam menciptakan lapangan kerja baru, menarik investasi, sekaligus meningkatkan daya saing Jakarta di tingkat nasional maupun internasional.

Selain ekonomi kreatif, Pemprov DKI juga mengembangkan sektor sports and lifestyle (olahraga dan gaya hidup) serta industri Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions (MICE) sebagai bagian dari strategi transformasi Jakarta menuju salah satu dari 50 kota global pada tahun 2030.

Menurut Pramono, pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan agar seluruh potensi ekonomi tersebut berkembang secara maksimal. Dukungan tersebut diwujudkan melalui berbagai program yang mendorong inovasi, kolaborasi, dan pemanfaatan teknologi digital.

Kinerja ekonomi Jakarta sendiri menunjukkan tren yang positif. Pada Triwulan I Tahun 2026, pertumbuhan ekonomi Jakarta mencapai 5,59 persen dengan kontribusi sebesar 16,67 persen terhadap perekonomian nasional. Capaian tersebut menjadi indikator bahwa fondasi ekonomi ibu kota semakin kuat dan mampu menopang pertumbuhan nasional.

Di sisi lain, aktivitas ekonomi digital juga berkembang pesat. Jakarta menyumbang sekitar 38 persen transaksi QRIS nasional, yang menunjukkan semakin tingginya penggunaan sistem pembayaran digital oleh masyarakat dan pelaku usaha.

Sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga menjadi perhatian utama pemerintah. Saat ini tercatat lebih dari 422 ribu UMKM aktif di Jakarta yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Melalui program JakPreneur, Pemprov DKI terus memperkuat kapasitas UMKM dengan memberikan pelatihan, memperluas akses pembiayaan, membuka peluang pasar yang lebih luas, serta mendorong digitalisasi usaha. Program ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing UMKM sehingga dapat berkembang secara berkelanjutan.

Pemerintah berharap berbagai upaya tersebut dapat menciptakan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif, memperluas kesempatan kerja, serta menjadikan Jakarta sebagai pusat ekonomi kreatif dan inovasi di Indonesia.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Momentum AM Cup 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Pengurus Gelora Jakarta, Akhirnya Jaksel 1 Keluar sebagai Juara

Momentum AM Cup 2026 Jadi Ruang Kebersamaan Pengurus Gelora Jakarta, Akhirnya Jaksel 1 Keluar sebagai Juara

Ketum JAMIRA : 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ke Mana Arah Media Digital Nasional?

Ketum JAMIRA : 81 Tahun Indonesia Merdeka, Ke Mana Arah Media Digital Nasional?

Gelora Jakarta Bergerak Cepat, Desk Verpol DPD Se-Jakarta Disiapkan Hadapi Pemilu 2029

Gelora Jakarta Bergerak Cepat, Desk Verpol DPD Se-Jakarta Disiapkan Hadapi Pemilu 2029

Usus Buntu Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini Kondisi yang Bisa Ditangani dengan Antibiotik

Usus Buntu Tak Selalu Harus Dioperasi, Ini Kondisi yang Bisa Ditangani dengan Antibiotik

Tielemans Akui Salah Ucapan soal MU dan Aston Villa

Tielemans Akui Salah Ucapan soal MU dan Aston Villa

Ratu Namira Buka Suara soal Isu Dekat dengan Pacar Vicky Alaydrus, Ini Klarifikasinya

Ratu Namira Buka Suara soal Isu Dekat dengan Pacar Vicky Alaydrus, Ini Klarifikasinya