Kemenag Luncurkan Kanal AMAN dan TelePontren, Santri Kini Lebih Mudah Laporkan Dugaan Kekerasan

PrakarsaWarga.Com – Kementerian Agama (Kemenag) menghadirkan **Aplikasi Manajemen Aduan Antikekerasan (AMAN)** dan layanan WhatsApp **TelePontren** sebagai sarana pelaporan dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan keagamaan. Kehadiran dua kanal ini diharapkan memudahkan santri, siswa, orang tua, pendidik, hingga masyarakat untuk melaporkan berbagai bentuk kekerasan secara aman dan rahasia.

Peluncuran layanan tersebut disampaikan Wakil Menteri Agama (Wamenag) **Romo Muhammad Syafi’i** dalam konferensi pers Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman Anak di Jakarta, Rabu (22/7/2026).

Menurut Romo, masyarakat kini dapat menyampaikan laporan melalui portal **AMAN Kemenag** maupun layanan WhatsApp **TelePontren**. Kanal tersebut dirancang untuk menerima laporan dugaan kekerasan fisik, kekerasan seksual, perundungan (bullying), hingga kekerasan yang terjadi di ruang digital.

“Kami menyiapkan Aplikasi Manajemen Aduan Antikekerasan (AMAN) sebagai kanal pelaporan dugaan kekerasan. Santri, siswa, orang tua, pendidik, maupun masyarakat dapat melaporkan berbagai bentuk dugaan kekerasan melalui layanan ini,” ujar Romo.

Untuk layanan TelePontren, pelapor cukup berinteraksi dengan chatbot, memilih kategori kejadian, kemudian mengisi formulir digital yang telah disediakan. Sistem tersebut dibuat agar proses pelaporan lebih mudah, cepat, dan tetap menjaga kerahasiaan identitas pelapor.

Romo menegaskan setiap laporan yang diterima akan segera ditindaklanjuti. Kementerian Agama juga akan memberikan sanksi administratif kepada satuan pendidikan atau pengasuh yang terbukti lalai dalam mencegah maupun menangani kasus kekerasan. Sementara itu, pelaku yang terbukti melakukan tindak pidana akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

Selain penanganan hukum, Kemenag juga memastikan korban memperoleh pendampingan psikologis serta dukungan agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa kehilangan kesempatan meraih masa depan.

“Pendampingan kepada korban menjadi hal yang sangat penting agar mereka tetap bisa belajar dan memiliki harapan untuk masa depannya,” kata Romo.

Langkah ini dinilai penting mengingat besarnya jumlah lembaga pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama. Saat ini terdapat lebih dari **87 ribu madrasah** dengan sekitar **10,5 juta siswa**, serta lebih dari **42 ribu pesantren** yang dihuni sekitar **6,2 juta santri** di seluruh Indonesia.

Sebagai upaya pencegahan, Kemenag juga telah memberikan edukasi mengenai antikekerasan dan pencegahan perundungan kepada sekitar **2,5 juta siswa baru madrasah** dan **2 juta santri baru**. Materi tersebut disampaikan melalui kegiatan Masa Ta’aruf Madrasah (MATA MUDA) dan Masa Ta’aruf Santri (MATA Santri).

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) **Pratikno** mengapresiasi hadirnya kanal pengaduan tersebut. Menurutnya, meningkatnya jumlah laporan kekerasan menunjukkan semakin banyak masyarakat yang berani melaporkan kasus yang dialami maupun disaksikan.

Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan dugaan kekerasan, terutama yang melibatkan anak-anak, agar setiap kasus dapat segera ditangani dan korban memperoleh perlindungan yang layak.

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

DPR Dukung Larangan Vape di Kalangan Polisi, Soroti Ancaman Narkotika Cair

DPR Dukung Larangan Vape di Kalangan Polisi, Soroti Ancaman Narkotika Cair

LIN Geram! Temuan Dugaan Belanja Fiktif Rp1,6 Miliar di BKPSDM Sorong Selatan Bakal Dilaporkan ke Kejagung dan KPK

LIN Geram! Temuan Dugaan Belanja Fiktif Rp1,6 Miliar di BKPSDM Sorong Selatan Bakal Dilaporkan ke Kejagung dan KPK

Email Diduga Diretas Berbulan-bulan, Betrand Peto Baru Sadar Setelah Video Pribadi Tersebar

Email Diduga Diretas Berbulan-bulan, Betrand Peto Baru Sadar Setelah Video Pribadi Tersebar

Sekjen MUI Apresiasi Kapolri Tindak Tegas Jajaran Polres Sukoharjo

Sekjen MUI Apresiasi Kapolri Tindak Tegas Jajaran Polres Sukoharjo

HUT Ke-9 LIN, Robi Irawan Tegaskan Komitmen Kawal Keuangan Negara dan Dukung Pemberantasan Korupsi

HUT Ke-9 LIN, Robi Irawan Tegaskan Komitmen Kawal Keuangan Negara dan Dukung Pemberantasan Korupsi

Beasiswa Pemerintah Rusia 2026 Dibuka 15 November, Tawarkan Kuliah Gratis S1 hingga S3

Beasiswa Pemerintah Rusia 2026 Dibuka 15 November, Tawarkan Kuliah Gratis S1 hingga S3