PrakarsaWarga.com – India menjadi salah satu negara yang banyak dilirik pelajar internasional untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Selain memiliki ribuan perguruan tinggi, sejumlah kampus di India juga masuk dalam daftar universitas terbaik dunia.
Salah satu lulusan asal Indonesia yang pernah menempuh pendidikan di India, Mega Mei Wahidawati, membagikan pengalamannya mengenai biaya kuliah di Negeri Bollywood tersebut.
Mei merupakan lulusan Gujarat University. Menurutnya, biaya pendidikan di India tidak bisa disamaratakan karena besaran biaya kuliah dapat dipengaruhi sejumlah faktor, termasuk kondisi ekonomi mahasiswa.
Ia menjelaskan bahwa sistem pendidikan tinggi di India memiliki pengelompokan berdasarkan kondisi ekonomi yang berkaitan dengan sistem kuota dan kategori sosial-ekonomi. Menurut Mei, hal tersebut tidak semata-mata bertujuan membedakan seseorang berdasarkan status sosial.
Sementara itu, biaya kuliah di Indonesia juga memiliki rentang yang cukup beragam. Sebagai gambaran, Universitas Indonesia (UI) menerapkan Uang Kuliah Tunggal (UKT) mulai dari ratusan ribu rupiah hingga puluhan juta rupiah, tergantung program studi dan kelompok UKT mahasiswa.
Selain jalur reguler, mahasiswa juga memiliki peluang memperoleh pembebasan atau keringanan biaya melalui program beasiswa.
India Punya Kampus Unggulan
India memiliki ribuan perguruan tinggi dengan beragam pilihan program studi. Salah satunya adalah Indian Institute of Technology Delhi (IIT Delhi) yang masuk jajaran perguruan tinggi terkemuka di Asia dan dunia berdasarkan pemeringkatan QS World University Rankings 2027.
Kondisi tersebut membuat India menjadi salah satu alternatif tujuan pendidikan bagi pelajar yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri.
Namun, menurut Mei, calon mahasiswa sebaiknya tidak hanya mempertimbangkan biaya kuliah ketika memilih negara tujuan pendidikan.
Jurusan Sains dan Teknologi Banyak Diminati
Berdasarkan pengalamannya, India cukup menarik bagi mahasiswa yang ingin mengambil bidang sains, teknik, teknologi informasi, hingga kedokteran.
Menurut Mei, perkembangan sektor teknologi dan pendidikan di India membuat berbagai bidang tersebut memiliki banyak pilihan institusi dan program studi.
Meski demikian, jurusan lain juga tetap memiliki peluang. Mei sendiri mengambil bidang Media & Entertainment dan menilai bidang tersebut cukup berkembang di India.
Menurutnya, industri hiburan India yang besar turut memberikan lingkungan yang menarik bagi mahasiswa yang ingin mendalami bidang media, film, teater, maupun industri kreatif.
Riset Kampus dan Beasiswa Sebelum Mendaftar
Mei menyarankan calon mahasiswa Indonesia yang ingin kuliah di India untuk melakukan riset terlebih dahulu. Hal yang perlu diperhatikan antara lain reputasi kampus, program studi, biaya pendidikan, biaya hidup, serta peluang beasiswa.
Pemilihan jurusan juga sebaiknya disesuaikan dengan tujuan pendidikan dan prospek bidang yang ingin ditekuni.
Dengan begitu, keputusan untuk kuliah di India tidak hanya didasarkan pada anggapan bahwa biaya pendidikannya lebih murah, tetapi juga mempertimbangkan kualitas pendidikan dan kebutuhan mahasiswa secara keseluruhan.








