Ledakan Gas Hancurkan 10 Rumah di Kebon Jeruk, 8 Warga Luka-luka

PrakarsaWarga. Com – Ledakan gas LPG mengguncang kawasan Kampung Guji Baru, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (5/11/2026) dini hari. Peristiwa tersebut menyebabkan 10 rumah mengalami kerusakan, tiga di antaranya rusak berat, serta delapan warga mengalami luka-luka.

Dirangkum dari detikcom, Sabtu (7/11/2026), ledakan terjadi sekitar pukul 04.20 WIB ketika sebagian besar warga masih tertidur. Suara ledakan yang sangat keras membuat warga panik dan bergegas menyelamatkan diri.

Kapolsek Kebon Jeruk AKP Darto Napitupulu menjelaskan, insiden bermula ketika seorang warga bernama Sayuti hendak menyalakan kompor di dapur. Namun, tabung LPG yang digunakan diduga mengalami kebocoran sehingga memicu ledakan.

“Saat Saudari Sayuti, istri Idrus sedang menyalakan gas LPG yang letaknya berada di dapur, namun saat dinyalakan ternyata gas LPG tersebut dalam keadaan bocor sehingga terjadi ledakan,” jelas Darto.

Akibat kejadian tersebut, Sayuti mengalami luka bakar. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti ledakan.

10 Rumah Rusak, Warga Berhamburan Menyelamatkan Diri

Dampak ledakan terlihat di sepanjang Jalan Guji Baru, RT 06 RW 02, Duri Kepa. Sejumlah bangunan mengalami kerusakan parah, reruntuhan berserakan, dan beberapa bagian rumah tampak hampir roboh.

Garis polisi dipasang di sekitar lokasi untuk menjaga area tetap aman selama proses penyelidikan berlangsung.

Salah seorang warga terdampak, Winda, mengaku terkejut ketika ledakan terjadi saat dirinya sedang melaksanakan salat Subuh. Ia langsung berusaha menjauh dari lokasi untuk menyelamatkan diri.

Rumah Winda turut mengalami kerusakan pada bagian depan dan lantai dua. Meski demikian, keluarganya berhasil keluar sebelum bangunan mengalami kerusakan lebih parah.

Warga lainnya, Robi, juga mengungkapkan bahwa bagian atas rumahnya terdampak ledakan. Bahkan, sempat muncul api di lantai atas bangunan tersebut.

Delapan Orang Mengalami Luka-luka

Sebanyak delapan warga dilaporkan mengalami luka akibat ledakan dan reruntuhan bangunan. Kondisi korban beragam, mulai dari luka lecet, patah tulang hidung, hingga luka bakar.

Bambang Irawan (39), salah satu korban, menceritakan bahwa dirinya bersama anggota keluarga tertimpa puing bangunan ketika ledakan terjadi.

“Kondisinya anak pertama saya kakinya tertimpa reruntuhan puing, dan saya juga tertimpa. Istri saya kepalanya. Pokoknya udah tahu-tahu udah gelap. Kita udah nggak bisa ngapa-ngapain,” ungkap Bambang saat ditemui di lokasi, Jumat (6/11).

Bambang mengaku sempat menjalani perawatan selama tiga hari di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat.

Korban lainnya juga mendapatkan perawatan di sejumlah rumah sakit, termasuk RS Pelni dan rumah sakit di kawasan Cempaka Putih.

Suratmi (59), warga terdampak, mengatakan anak dan cucunya turut menjadi korban akibat tertimpa reruntuhan. Anak perempuannya bahkan harus mendapatkan sembilan jahitan akibat luka yang dialami.

Kebocoran LPG Diduga Jadi Pemicu Ledakan

Sejumlah warga menduga ledakan bermula dari kebocoran tabung gas LPG di rumah Sayuti. Gas yang keluar diduga menyebar di dalam ruangan sebelum akhirnya terjadi ledakan ketika kompor dinyalakan.

Bambang mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, sempat terdapat dua tabung gas di rumah tersebut. Salah satu tabung diduga mengalami kebocoran sebelum digunakan.

Namun, penyebab pasti kejadian masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Insiden ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebocoran gas di lingkungan rumah tangga. Pemeriksaan kondisi peralatan LPG dan penanganan kebocoran sesuai prosedur perlu diperhatikan untuk mengurangi risiko kejadian serupa.

Hingga kini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait ledakan yang menyebabkan kerusakan bangunan dan melukai delapan warga di kawasan Kebon Jeruk tersebut.

 

 

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

Suho EXO dan Lee Soo Man Bakal Jadi Pembicara di Stanford University, Bahas Masa Depan K-Pop

Suho EXO dan Lee Soo Man Bakal Jadi Pembicara di Stanford University, Bahas Masa Depan K-Pop

Diduga Salahgunakan Wewenang, 8 Polisi di Karawang Ditahan Propam

Diduga Salahgunakan Wewenang, 8 Polisi di Karawang Ditahan Propam

Kampus Tanzania Buka Kelas Bahasa Indonesia Pertama di Afrika Timur, 68 Warganya Sudah Kuliah di RI

Kampus Tanzania Buka Kelas Bahasa Indonesia Pertama di Afrika Timur, 68 Warganya Sudah Kuliah di RI

Ledakan Gas Hancurkan 10 Rumah di Kebon Jeruk, 8 Warga Luka-luka

Ledakan Gas Hancurkan 10 Rumah di Kebon Jeruk, 8 Warga Luka-luka

KPK Dalami Dugaan Korupsi Bupati Klaten, Plt Bupati Mahanni Diperiksa sebagai Saksi

KPK Dalami Dugaan Korupsi Bupati Klaten, Plt Bupati Mahanni Diperiksa sebagai Saksi

PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi Pegawai Penuh Waktu Mulai Januari 2027

PPPK Paruh Waktu Berpeluang Diangkat Jadi Pegawai Penuh Waktu Mulai Januari 2027