PrakarsaWarga.Com – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas udara melalui kerja sama strategis dengan program global Breathe Cities. Kolaborasi ini menjadi langkah nyata dalam mempercepat penanganan polusi udara sekaligus mendukung visi Jakarta sebagai kota global yang sehat, nyaman, dan berkelanjutan.
Breathe Cities merupakan inisiatif internasional yang berfokus pada upaya percepatan pengendalian pencemaran udara di kawasan perkotaan. Program ini dijalankan oleh Bloomberg Philanthropies, Clean Air Fund, dan C40 Cities, serta diimplementasikan di Jakarta bersama Vital Strategies.
Sebagai bagian dari kolaborasi tersebut, diluncurkan roadmap bertajuk “Kawasan Rendah Emisi Terpadu Jakarta: Dari Ambisi Menuju Aksi”. Dokumen ini menjadi panduan dalam memperkuat berbagai kebijakan pengendalian polusi udara yang lebih terintegrasi dan berorientasi pada hasil nyata.
Melalui kerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Breathe Cities mendukung sejumlah program prioritas, di antaranya memperluas jaringan sensor pemantau kualitas udara, mengembangkan sistem peringatan dini kualitas udara, menyusun roadmap pengendalian pencemaran udara berbasis risiko untuk sektor industri, serta memperkuat pendekatan berbasis komunitas dengan fokus pada peningkatan sistem kesehatan masyarakat.
Keikutsertaan Jakarta dalam program ini juga menempatkan ibu kota Indonesia sejajar dengan 15 kota besar dunia lainnya, seperti London, Paris, Madrid, Bangkok, Brussels, Bogota, Milan, Mexico City, Rio de Janeiro, Johannesburg, Nairobi, Addis Ababa, Accra, Sofia, dan Warsaw yang sama-sama berkomitmen menciptakan udara yang lebih bersih bagi warganya.
Partisipasi Jakarta dalam jaringan kota global tersebut menjadi kebanggaan sekaligus peluang untuk berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik terbaik dalam pengelolaan kualitas udara.
Melalui sinergi ini, Pemprov DKI Jakarta berharap dapat menghadirkan berbagai inovasi yang mampu menekan tingkat polusi udara, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta menciptakan lingkungan perkotaan yang lebih layak huni bagi generasi sekarang maupun masa depan.









