PKW Jadi Mapel Pilihan TKA 2025 Terfavorit, Dipilih 1,28 Juta Siswa SMA-SMK

PrakarsaWarga.Com – Projek Kreatif dan Kewirausahaan (PKW) menjadi mata pelajaran pilihan paling banyak dipilih peserta Tes Kemampuan Akademik (TKA) 2025 tingkat SMA, SMK, dan sederajat. Berdasarkan data Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), sebanyak 1.281.878 siswa memilih mata pelajaran tersebut.

Secara keseluruhan, TKA tahun akademik 2025 diikuti pendaftar dari kelas 12 SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah (MA) dengan jumlah mencapai 3.518.167 siswa.

Peserta terbanyak berasal dari SMA dengan sekitar 1,75 juta siswa, disusul SMK sebanyak 1,59 juta siswa dan MA sekitar 506 ribu siswa.

Data hasil TKA 2025 yang dipublikasikan melalui laman resmi TKA Kemendikdasmen juga menunjukkan adanya perbedaan jumlah peminat di antara berbagai mata pelajaran pilihan.

PKW Unggul dengan Lebih dari 1,28 Juta Peminat

PKW menempati posisi pertama sebagai mata pelajaran pilihan paling populer. Materi dalam mata pelajaran ini mencakup berbagai kompetensi yang berkaitan dengan produksi, pemasaran, distribusi, hingga pengelolaan usaha.

Di posisi kedua terdapat Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dengan 1.087.283 peserta. Sementara itu, Biologi dipilih oleh 715.067 siswa dan Sosiologi oleh 697.192 siswa.

Ekonomi juga masuk dalam lima besar dengan jumlah peminat mencapai 619.018 siswa.

Berikut daftar lengkap mata pelajaran pilihan TKA 2025 berdasarkan jumlah peserta:

Mata Pelajaran| Jumlah Peserta
Projek Kreatif dan Kewirausahaan| 1.281.878
PPKn| 1.087.283
Biologi| 715.067
Sosiologi| 697.192
Ekonomi| 619.018
Matematika Lanjut| 400.336
Sejarah| 396.995
Bahasa Indonesia Lanjut| 391.283
Kimia| 361.634
Geografi| 308.062
Fisika| 294.424
Bahasa Inggris Lanjut| 215.142
Bahasa Arab| 77.144
Bahasa Jepang| 42.275
Antropologi| 24.949
Bahasa Mandarin| 11.612
Bahasa Jerman| 5.910
Bahasa Korea| 3.352
Bahasa Prancis| 1.770

Rata-Rata Nilai PKW TKA 2025 Sebesar 56,34

Meski menjadi mata pelajaran pilihan terfavorit, rata-rata nasional PKW dalam TKA 2025 tercatat sebesar 56,34.

Berdasarkan kategori capaian, sebanyak 6,97 persen peserta memperoleh nilai istimewa, 19,91 persen masuk kategori baik, 23,93 persen berada pada kategori memadai, dan 49,19 persen masuk kategori kurang.

Hasil tersebut menggambarkan tingkat penguasaan peserta terhadap berbagai kompetensi kewirausahaan yang diujikan dalam TKA.

Kemampuan Peserta pada Kategori Kurang

Peserta dalam kategori kurang dinilai telah mampu menentukan konsep dasar produksi, pemasaran, dan distribusi. Mereka juga dapat mengidentifikasi komponen proposal usaha serta berbagai jenis Hak Kekayaan Intelektual (HKI).

Kompetensi pada Kategori Memadai

Pada kategori memadai, peserta mampu menentukan tahapan produksi dan pengembangan produk, merumuskan strategi pemasaran dan distribusi, serta mengidentifikasi komponen proposal usaha.

Mereka juga dinilai mampu menerapkan konsep kewirausahaan, termasuk menghitung biaya produksi, memanfaatkan peluang usaha, mengendalikan mutu produk, dan mengklasifikasikan HKI.

Capaian Peserta Kategori Baik

Peserta dengan kategori nilai baik mampu menerapkan perencanaan dan pengembangan produk serta merancang strategi pemasaran dan distribusi.

Kemampuan lainnya mencakup menentukan upaya peningkatan mutu, menilai potensi usaha, menentukan harga jual, menyelesaikan persoalan HKI, dan menyusun laporan usaha sederhana secara sistematis.

Kemampuan Peserta dengan Nilai Istimewa

Sementara itu, peserta yang memperoleh nilai istimewa dinilai mampu mengevaluasi strategi produksi, pengembangan produk, pemasaran, dan distribusi.

Mereka juga dapat menyusun rekomendasi peningkatan mutu, mengembangkan rancangan usaha inovatif, menganalisis aspek HKI, menilai kelayakan harga jual, serta menganalisis laporan usaha untuk merumuskan tindak lanjut.

Antropologi dan Geografi Catat Rata-Rata Nilai Tertinggi

Di luar daftar mata pelajaran dengan peminat terbanyak, Antropologi dan Geografi mencatat rata-rata nilai tertinggi di antara mata pelajaran pilihan TKA 2025.

Antropologi memperoleh rata-rata nilai 70,43, sedangkan Geografi mencatat rata-rata 70,36.

Jumlah peminat kedua mata pelajaran tersebut berbeda cukup jauh. Geografi dipilih oleh 308.062 siswa, sementara Antropologi diikuti 24.949 peserta.

Data ini menunjukkan bahwa jumlah peminat dan rata-rata nilai merupakan dua indikator yang berbeda. Mata pelajaran dengan peserta terbanyak tidak selalu menjadi mata pelajaran dengan rata-rata nilai tertinggi.

Daftar Mapel Pilihan Perlu Diperhatikan Peserta TKA 2026

Data TKA 2025 dapat menjadi bahan informasi bagi siswa yang sedang mempersiapkan diri menghadapi TKA pada tahun berikutnya. Meski demikian, pemilihan mata pelajaran tetap perlu mempertimbangkan ketentuan yang berlaku dan kebutuhan masing-masing siswa.

Kemendikdasmen sebelumnya juga mengingatkan peserta agar memilih mata pelajaran pilihan TKA sesuai dengan program studi tujuan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2027.

Karena itu, siswa SMA, SMK, dan sederajat perlu mencermati ketentuan resmi mengenai mata pelajaran pilihan serta persyaratan program studi yang ingin dituju. (RFA)

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

PKW Jadi Mapel Pilihan TKA 2025 Terfavorit, Dipilih 1,28 Juta Siswa SMA-SMK

PKW Jadi Mapel Pilihan TKA 2025 Terfavorit, Dipilih 1,28 Juta Siswa SMA-SMK

Kemenag Buka Peluang Tambah Kuota Beasiswa Al-Azhar Mesir, Saat Ini Baru 20 Penerima

Kemenag Buka Peluang Tambah Kuota Beasiswa Al-Azhar Mesir, Saat Ini Baru 20 Penerima

PHK di Jawa Timur Tembus 6.154 Orang, Pakar Ingatkan Ancaman Daya Beli

PHK di Jawa Timur Tembus 6.154 Orang, Pakar Ingatkan Ancaman Daya Beli

Industri Event Indonesia Siapkan Kalkulator Ekonomi untuk Ukur Dampak Pariwisata

Industri Event Indonesia Siapkan Kalkulator Ekonomi untuk Ukur Dampak Pariwisata

Dituduh Palak Pengendara, Pria Dikeroyok hingga Tangan Kanan Patah

Dituduh Palak Pengendara, Pria Dikeroyok hingga Tangan Kanan Patah

Wanita 25 Tahun di Palembang Jadi Korban Penganiayaan, Luka Sayatan Ditemukan di Leher dan Lengan

Wanita 25 Tahun di Palembang Jadi Korban Penganiayaan, Luka Sayatan Ditemukan di Leher dan Lengan