PrakarsaWarga.Com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus menjadi perhatian masyarakat sejak mulai dijalankan sebagai salah satu program prioritas pemerintah. Hasil survei terbaru menunjukkan mayoritas publik memberikan penilaian positif terhadap pelaksanaan program tersebut.
Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Indikator Politik Indonesia, sebanyak 72,8 persen masyarakat menyatakan puas terhadap program MBG.
Hasil survei tersebut mendapat respons positif dari Badan Gizi Nasional (BGN). Wakil Kepala BGN, Nanik Sudaryati Deyang, menyambut baik tingkat kepuasan masyarakat tersebut dan menyebut hasil itu menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas program.
“Alhamdulillah. Kalau belum 100 persen, semoga segera puas,” ujar Nanik.
Menurutnya, meski angka kepuasan publik sudah berada di atas 70 persen, pemerintah tetap memiliki target untuk terus melakukan perbaikan agar manfaat program dapat dirasakan lebih maksimal oleh seluruh masyarakat.
“Targetnya semoga kepuasannya bisa mencapai 100 persen,” tegasnya.
Survei Libatkan Ribuan Responden di Berbagai Wilayah
Survei Indikator Politik Indonesia dilakukan pada 15 hingga 21 Januari 2026 dengan melibatkan 1.220 responden.
Metode yang digunakan adalah simple random sampling dengan tingkat toleransi kesalahan atau margin of error sekitar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara tatap muka. Untuk menjaga kualitas hasil survei, proses pemeriksaan ulang dilakukan secara acak terhadap sekitar 20 persen sampel oleh supervisor lapangan.
Peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, mengatakan tingkat pengetahuan masyarakat terhadap program MBG sudah sangat tinggi.
Menurutnya, survei sebelumnya menunjukkan sebagian besar masyarakat telah mengetahui keberadaan program tersebut, sehingga survei terbaru lebih fokus mengukur tingkat kepuasan publik.
“Sekarang bukan lagi soal apakah masyarakat tahu MBG atau tidak, tetapi bagaimana penilaian mereka terhadap pelaksanaan program ini,” jelas Burhanuddin.
Mayoritas Responden Gen Z Merasa Puas
Dari hasil survei tersebut, kelompok Generasi Z menjadi salah satu kelompok yang memberikan tingkat kepuasan tinggi terhadap program MBG.
Menurut Burhanuddin, tingkat kepuasan masyarakat dapat berubah seiring dengan perkembangan program. Perbaikan kualitas makanan, distribusi, serta penyelesaian berbagai persoalan di lapangan menjadi faktor penting yang akan menentukan persepsi publik ke depan.
Ia menilai sekitar seperempat responden masih menyatakan belum puas terhadap program tersebut. Salah satu hal yang menjadi perhatian masyarakat adalah isu terkait kualitas layanan, termasuk pemberitaan mengenai dugaan masalah keamanan pangan.
Karena itu, peningkatan pengawasan dan evaluasi menjadi bagian penting agar kepercayaan masyarakat terhadap MBG terus meningkat.
BGN Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Program
BGN memastikan akan terus melakukan penyempurnaan terhadap pelaksanaan MBG. Evaluasi dilakukan mulai dari penyediaan makanan, standar gizi, hingga sistem distribusi agar program dapat berjalan sesuai tujuan.
Pemerintah berharap MBG tidak hanya menjadi program pemberian makanan, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan sumber daya manusia Indonesia.
Dengan dukungan masyarakat serta perbaikan berkelanjutan, program ini diharapkan mampu memberikan dampak positif terutama bagi anak-anak dan kelompok masyarakat yang membutuhkan akses makanan bergizi.
Hasil survei tersebut menjadi gambaran bahwa sebagian besar masyarakat telah menerima kehadiran MBG, meski masih terdapat ruang perbaikan agar program tersebut semakin efektif dan berkualitas.







