Sidang Kasus Kuota Haji, Eks Pejabat Kemenag Ungkap Fee Miliaran dari Travel

PrakarsaWarga.Com –  Mantan Kepala Subdirektorat Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggaraan Haji Khusus Kementerian Agama, Muhammad Agus Syafii, mengungkap adanya pemberian uang dari sejumlah perusahaan travel haji.

Pengakuan tersebut disampaikan Agus saat diperiksa sebagai saksi dalam persidangan perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024 di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2026).

Dalam persidangan, jaksa KPK mendalami dugaan penerimaan fee percepatan haji khusus atau layanan T-0 yang diberikan sejumlah Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK).

Jaksa kemudian mengonfirmasi sejumlah transaksi kepada Agus. Salah satunya uang Rp650 juta yang disebut berasal dari Tanto Sri Hartono dan diberikan dalam dua kali penyerahan di Yogyakarta pada Oktober 2024.

“Uang tersebut berupa fee percepatan T-0. Betul ya, Pak?” tanya jaksa.

“Iya,” jawab Agus.

Jaksa selanjutnya menanyakan uang Rp500 juta yang disebut berasal dari Miftahul Abdurrahman, Direktur PT Nur Ramadhan Wisata. Uang tersebut dikatakan diberikan pada September 2024 di rumah Agus di Bekasi dan berkaitan dengan percepatan T-0.

Agus juga membenarkan adanya penerimaan Rp500 juta dari Rahmat Wildan, Komisaris PT Mazaya, sekitar Agustus 2024. Menurut keterangan dalam persidangan, uang tersebut juga berkaitan dengan fee percepatan T-0.

Ada Penerimaan dalam Valuta Asing

Pemeriksaan jaksa berlanjut pada dugaan pemberian uang dari sejumlah perusahaan travel lainnya. Salah satunya PT Alfa Kaza Mustika.

Jaksa menanyakan pemberian uang dan valuta asing yang dikaitkan dengan Alva Edison, Direktur PT Alfa Kaza Mustika. Agus membenarkan transaksi tersebut.

Jaksa juga mengungkap adanya pemberian uang senilai Rp450 juta dalam bentuk valuta asing yang disebut berasal dari Iqbal Muhajir dari PT Noor Abika. Uang tersebut diserahkan di rumah Agus di Bekasi dan kembali dikaitkan dengan layanan T-0.

“Betul,” kata Agus ketika dikonfirmasi jaksa.

Selain itu, Agus membenarkan penerimaan Rp650 juta dari Syamsul, Direktur PT Persada Indonesia. Uang tersebut disebut sebagai fee percepatan.

Jaksa kemudian menanyakan pemberian uang dalam dolar AS yang dikaitkan dengan Ismail Adham serta PT Pesona Mozaik. Agus membenarkan adanya penerimaan masing-masing sebesar USD10 ribu.

Agus juga mengakui fee dari PT Pesona Mozaik dibagi dengan Jaja Jaelani.

Uang untuk Gus Alex

Dalam persidangan yang sama, jaksa turut menggali pemberian uang dari Asrul Azis Taba kepada mantan staf khusus Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, melalui Agus.

Ketika ditanya mengenai nominal uang tersebut, Agus mengatakan Gus Alex pernah menyebut nilai sekitar USD30 ribu.

“Gus Alex bilang 30 ribu waktu itu,” ujar Agus.

Jaksa juga mengonfirmasi penerimaan lainnya, termasuk Rp100 juta dari Ahmad Taufiq serta uang dalam valuta asing dari Farid Al Jawi. Agus membenarkan transaksi yang ditanyakan tersebut.

Perkara Kuota Haji Tambahan

Agus memberikan keterangan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji tambahan periode 2023-2024. Perkara tersebut menyeret sejumlah nama, termasuk mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Selain Yaqut, terdakwa lainnya adalah Gus Alex, Ketua Umum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba, serta Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham.

Dalam dakwaan, jaksa menyebut perkara tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp622.090.207.166,41 atau sekitar Rp622 miliar.

Jaksa menduga perbuatan tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh para terdakwa. Proses persidangan masih berlangsung dan keterangan para saksi menjadi bagian dari pembuktian perkara di pengadilan.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

YSEALI AFP 2027 Buka Pendaftaran, Mahasiswa dan Lulusan Bisa Ikut Pertukaran ke AS Gratis

YSEALI AFP 2027 Buka Pendaftaran, Mahasiswa dan Lulusan Bisa Ikut Pertukaran ke AS Gratis

Sekolah Negeri Mau Tolak MBG? Ini Aturan yang Dijelaskan BGN

Sekolah Negeri Mau Tolak MBG? Ini Aturan yang Dijelaskan BGN

Suzuki RGR 150 Hadiah Gading Marten untuk Ariel Noah, Ini Spesifikasinya

Suzuki RGR 150 Hadiah Gading Marten untuk Ariel Noah, Ini Spesifikasinya

China Siap Investasi Rusun di Indonesia, Ini Potensi Dampaknya bagi Ekonomi dan Pengembang Lokal

China Siap Investasi Rusun di Indonesia, Ini Potensi Dampaknya bagi Ekonomi dan Pengembang Lokal

Andre Taulany Ungkap Persiapan Pernikahan dengan Amanda Rigby Terkendala Berkas

Andre Taulany Ungkap Persiapan Pernikahan dengan Amanda Rigby Terkendala Berkas

Mobil Mogok di Depok, Ayu Ting Ting Malah Nongkrong Bareng Komunitas Lady Grab

Mobil Mogok di Depok, Ayu Ting Ting Malah Nongkrong Bareng Komunitas Lady Grab