PrakarsaWarga.Com – JAKARTA – Survei nasional Adidaya Institute menunjukkan 60,3 persen masyarakat puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto menjelang dua tahun pemerintahannya. Namun, kinerja sejumlah menteri dinilai masih perlu ditingkatkan.
Direktur Eksekutif Adidaya Institute, Rahman Toha Budiarto, mengatakan kepuasan publik ditopang persepsi positif terhadap pertahanan nasional (61,3 persen), keamanan (54,8 persen), stabilitas politik (53,5 persen), serta pemberantasan korupsi (54 persen).
“Kepemimpinan Presiden Prabowo masih menjadi penopang utama penilaian positif publik terhadap pemerintahan,” ujar Rahman di Jakarta, Kamis (15/10/2026).
Kepuasan juga berkaitan dengan manfaat program pemerintah. Sebanyak 90,7 persen responden yang merasakan dampak sedikitnya 10 program unggulan menyatakan puas terhadap Presiden.
Sebaliknya, sebanyak 46,5 persen responden menilai para menteri belum bekerja profesional, sementara 38,5 persen menyatakan sebaliknya. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, dan Menteri Agama Nasaruddin Umar memperoleh penilaian kinerja terbaik.
Survei turut mencatat 66,5 persen responden menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) bermanfaat, sedangkan 61,6 persen mendukung kelanjutannya.
Direktur Politik dan Demokrasi Adidaya Institute, Ahmad Fadhli, menyebut tata kelola menjadi persoalan utama pelaksanaan program unggulan, disusul sosialisasi dan anggaran.
Meski demikian, kepercayaan terhadap Badan Gizi Nasional (BGN) mencapai 55 persen. Di antara responden yang mengenal Kepala BGN Sudaryono, sebanyak 76,1 persen menyatakan percaya dan 68,8 persen puas terhadap kinerjanya.
Adidaya Institute merekomendasikan pengawasan berkala dapur MBG, transparansi anggaran, penguatan layanan pengaduan, serta pelibatan UMKM lokal.
Survei dilakukan pada 15–21 September 2026 terhadap 1.240 responden di 38 provinsi melalui metode probability sampling, dengan margin of error ±2,78 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.








