PrakarsaWarga.Com – Di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), perusahaan dituntut memiliki sumber daya manusia (SDM) yang adaptif serta siap menghadapi perubahan. Menjawab kebutuhan tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk melalui Telkom Corporate University (Telkom CorpU) menggelar forum CorpU Association Insight di Telkom Corporate University, Bandung.
Mengusung tema “From Learning to Impact: Driving Workforce Transformation through Integrated Talent Ecosystem and Hyper-Personalized Learning”, forum ini menjadi ruang kolaborasi bagi praktisi Human Resources (HR), pemimpin Corporate University, dan pengelola pengembangan talenta dari berbagai organisasi untuk berbagi pengalaman, inovasi, serta strategi pengembangan SDM di era transformasi digital.
Fokus pada Pengembangan Talenta yang Terintegrasi
Forum ini menekankan pentingnya membangun ekosistem talenta yang tidak hanya berorientasi pada proses pembelajaran, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kompetensi individu dan kinerja organisasi.
Direktur Human Capital Management Telkom, Willy Saelan, mengatakan bahwa transformasi bisnis membutuhkan talenta yang mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi dan tuntutan kompetensi yang terus berkembang.
Menurutnya, proses pembelajaran, pengelolaan talenta, hingga pengembangan karier harus saling terhubung dalam satu ekosistem agar organisasi dapat mempercepat peningkatan kemampuan karyawan sekaligus mendukung pencapaian target bisnis.
Corporate University Kini Berperan Lebih Strategis
Senior General Manager Telkom Corporate University, M. Subhan Iswahyudi, menjelaskan bahwa peran Corporate University saat ini telah berkembang. Tidak lagi hanya menjadi penyelenggara pelatihan, tetapi juga menjadi mitra strategis perusahaan dalam membangun sistem pengembangan talenta yang lebih modern.
Ia menilai kolaborasi antarpraktisi menjadi salah satu kunci untuk menghadirkan metode pengembangan SDM yang lebih adaptif, terukur, dan mampu memberikan dampak langsung bagi organisasi.
Hyper-Personalized Learning Jadi Sorotan
Salah satu topik utama yang dibahas dalam forum adalah konsep Hyper-Personalized Learning, yaitu metode pembelajaran yang disesuaikan dengan kebutuhan, kompetensi, dan peran setiap individu.
Pendekatan ini dinilai mampu meningkatkan efektivitas proses belajar karena materi yang diberikan lebih relevan dengan kebutuhan masing-masing karyawan. Selain itu, metode tersebut juga mendukung proses upskilling dan reskilling agar tenaga kerja lebih siap menghadapi perubahan teknologi dan tuntutan industri.
Forum juga menghadirkan sejumlah pembicara dari berbagai sektor yang membahas tren global di bidang human capital, transformasi pembelajaran, manajemen talenta, hingga pemanfaatan AI untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih personal dan efisien.
Dukung Transformasi Digital Indonesia
Melalui penyelenggaraan CorpU Association Insight, Telkom menegaskan komitmennya dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia sebagai bagian dari strategi transformasi digital perusahaan.
Pengembangan talenta yang terintegrasi diharapkan mampu meningkatkan daya saing organisasi, mempercepat adaptasi terhadap perubahan teknologi, serta mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.
Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya Telkom untuk mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang inovatif, adaptif, dan berorientasi pada hasil, sehingga mampu melahirkan talenta digital yang siap menghadapi tantangan industri di masa depan.









