PrakarsaWarga.Com – Tengku Dewi kembali menjalani profesinya sebagai disc jockey (DJ) setelah sempat vakum selama beberapa tahun. Keputusan tersebut diambil karena pekerjaan sebagai DJ dinilai lebih fleksibel sehingga ia tetap bisa menjalankan perannya sebagai orang tua tunggal.
Sebelum berumah tangga, Tengku Dewi memang sudah lebih dulu mengenal dunia DJ. Namun, ia memilih berhenti sementara untuk fokus menjalani kehidupan rumah tangga dan mengurus keluarga.
Kini, setelah kembali menekuni profesi tersebut, Tengku Dewi harus pintar membagi waktu antara pekerjaan dan kedua anaknya. Ia mengaku sejumlah tawaran untuk kembali bermain dalam sinetron juga sempat datang.
Meski begitu, Tengku Dewi belum mengambil tawaran syuting karena mempertimbangkan waktu kerja yang cukup panjang.
“Kalau tawaran syuting itu ada, tapi waktunya itu kan pagi ke pagi, hampir gak ada waktu aku untuk anak,” ujar Tengku Dewi saat ditemui di Studio Trans TV, Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (30/9/2026).
Menurutnya, pekerjaan sebagai DJ memberikan ruang yang lebih luas untuk tetap dekat dengan anak-anak. Biasanya, ia bekerja pada malam hari ketika buah hatinya sudah beristirahat dan durasi tampil pun tidak terlalu lama.
“Kalau DJ itu kan emang waktunya itu malam hari, anak-anakku udah tidur, dan paling waktunya juga cuma 2 jam. Lebih fleksibel,” lanjutnya.
Kembali ke Dunia Musik
Selain persoalan waktu, Tengku Dewi juga mengaku memiliki kecintaan terhadap musik. Kembali tampil sebagai DJ menjadi salah satu cara baginya untuk tetap menjalani hal yang disukai sekaligus melepas penat dari rutinitas sehari-hari.
Ia menyebut musik, termasuk aktivitas sebagai DJ, dapat menjadi sarana untuk melepas stres dan menjaga keseimbangan dirinya di tengah kesibukan mengurus anak.
“Dunia aku itu memang musik ya, salah satunya itu DJ, bisa jadi stress release atau self healing juga buat aku pribadi,” tuturnya.
Tengku Dewi juga melihat perkembangan profesi DJ yang kini semakin luas. Menurutnya, DJ tidak lagi identik hanya dengan hiburan malam karena musik elektronik sudah banyak digunakan dalam berbagai kegiatan.
Ia mencontohkan sejumlah kegiatan olahraga dan acara komunitas yang kini turut menghadirkan DJ sebagai bagian dari hiburan.
“Sekarang DJ itu gak harus dunia malam gitu, sekarang olahraga-olahraga gitu juga biasa pakai musik DJ, kebetulan aku pun suka olahraga,” pungkas Tengku Dewi.







