PrakarsaWarga.Com – Artis sekaligus presenter Tya Ariestya membagikan momen penuh haru saat putranya berangkat ke Korea Selatan untuk mengikuti kejuaraan taekwondo tingkat internasional. Di balik rasa bangga melihat sang anak berprestasi, Tya mengaku tak bisa menyembunyikan rasa cemas sebagai seorang ibu.
Anak Tya yang masih berusia tujuh tahun harus berangkat lebih dulu bersama rombongan tim taekwondo tanpa didampingi orang tua. Kondisi tersebut menjadi pengalaman baru sekaligus tantangan bagi Tya dan sang suami, Irfan Ratinggang, untuk belajar memberikan kepercayaan kepada anak mereka.
“Anak aku berangkat ke Korea untuk bertanding taekwondo. Karena usianya masih tujuh tahun, dia ikut bersama rombongan tim,” ujar Tya Ariestya saat ditemui di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Selasa (21/7/2026).
Meski tidak ikut dalam penerbangan pertama, Tya memastikan komunikasi dengan rombongan tetap berjalan melalui grup yang berisi para pelatih dan orang tua peserta. Ia juga mengaku menitipkan putranya kepada pendamping yang ikut dalam perjalanan agar sang anak tetap mendapatkan perhatian selama berada di Korea Selatan.
Namun, kekhawatiran Tya semakin besar setelah mengetahui kondisi putranya sempat mengalami demam menjelang keberangkatan. Situasi tersebut membuat naluri keibuannya semakin terusik, meskipun ia memahami bahwa pengalaman bertanding di luar negeri merupakan bagian penting dari proses membangun mental dan kemandirian anak.
Tak ingin terlalu lama diliputi rasa cemas, Tya akhirnya memutuskan untuk menyusul ke Korea Selatan pada malam yang sama. Keputusan itu diambil agar ia bisa memberikan dukungan secara langsung saat sang anak tampil di arena pertandingan.
Menurut Tya, kehadirannya bukan untuk mengurangi kemandirian anak, melainkan sebagai bentuk dukungan moral di momen penting dalam perjalanan prestasi sang buah hati. Ia berharap keikutsertaan putranya dalam turnamen internasional ini menjadi pengalaman berharga yang dapat membangun rasa percaya diri sekaligus menambah jam terbang sebagai atlet muda.
Tya dijadwalkan berada di Korea Selatan hingga beberapa hari setelah pertandingan selesai. Ia berharap putranya dapat bertanding dengan maksimal, menjaga kondisi kesehatan, dan menikmati setiap pengalaman yang didapat selama mengikuti kompetisi internasional tersebut.






