Veda Ega Ungkap Titik Lemah Motor Honda di Moto3 2026, Performa di Tikungan Sempit Jadi Sorotan

PrakarsaWarga.Com – Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama mengungkapkan masih ada sejumlah aspek yang perlu ditingkatkan pada motor Honda NSF250RW yang digunakannya di ajang Moto3 2026. Meski tampil impresif sebagai rookie, Veda menilai performa motor Honda masih bisa dikembangkan, terutama saat melibas tikungan sempit.

Memasuki pertengahan musim Moto3 2026, Veda Ega menunjukkan penampilan yang konsisten. Dari 11 seri yang telah dijalani, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu berhasil mengoleksi 90 poin dan menempati peringkat keenam klasemen sementara, sekaligus menjadi pembalap Honda dengan posisi terbaik musim ini.

Prestasi Veda juga cukup membanggakan. Ia sukses dua kali naik podium usai finis di posisi ketiga pada MotoGP Brasil dan MotoGP Prancis. Selain itu, Veda enam kali menembus posisi 10 besar, sekali finis di luar 10 besar, dan dua kali gagal menyelesaikan balapan.

Di kalangan penggemar Moto3, muncul anggapan bahwa Honda NSF250RW masih kalah kompetitif dibandingkan motor KTM. Pendapat tersebut juga ramai disampaikan warganet Indonesia melalui kolom komentar media sosial pribadi Veda.

Menanggapi hal itu, Veda mengakui Honda memang masih memiliki pekerjaan rumah. Menurutnya, peningkatan paling dibutuhkan adalah saat motor digunakan di tikungan dengan radius kecil yang membutuhkan kelincahan lebih tinggi.

Meski demikian, Veda menegaskan Honda tetap memiliki keunggulan dibanding rivalnya. Ia menyebut karakter motor Honda sangat kuat ketika melaju di tikungan berkecepatan tinggi, sehingga setiap pabrikan memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

“Kalau dibilang Honda masih perlu ditingkatkan, tentu masih ada beberapa bagian. KTM dan Honda sama-sama punya kelebihan serta kekurangan. Honda unggul di tikungan cepat, sedangkan di tikungan sempit memang masih ada ruang untuk pengembangan,” ujar Veda.

Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa pengembangan motor masih menjadi faktor penting bagi Honda untuk meningkatkan daya saing di sisa musim Moto3 2026. Dengan performa yang terus berkembang, peluang Veda Ega meraih hasil lebih baik pada paruh kedua musim tetap terbuka lebar.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

# *Kasus Narkoba White Rabbit Masuk Tahap Sidang, Tujuh Tersangka Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan*

# *Kasus Narkoba White Rabbit Masuk Tahap Sidang, Tujuh Tersangka Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan*

# *KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Rp100 Juta ke Gus Miftah dalam Sidang Korupsi Proyek Rel Kereta*

# *KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Rp100 Juta ke Gus Miftah dalam Sidang Korupsi Proyek Rel Kereta*

# *Korban Kasus Kekerasan Seksual di Mojokerto Kini Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Rp92,9 Juta*

# *Korban Kasus Kekerasan Seksual di Mojokerto Kini Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Rp92,9 Juta*

# Pria yang Aniaya Kakek di Masjid Depok Berhasil Ditangkap, Polisi Percepat Proses Penyidikan

# Pria yang Aniaya Kakek di Masjid Depok Berhasil Ditangkap, Polisi Percepat Proses Penyidikan

# KPK Geledah Rumah Bupati Nonaktif Sukoharjo, Dokumen Penting dan Dugaan Penyimpanan Emas 2,5 Kg Jadi Sorotan

# KPK Geledah Rumah Bupati Nonaktif Sukoharjo, Dokumen Penting dan Dugaan Penyimpanan Emas 2,5 Kg Jadi Sorotan

Kejati Lampung Intensif Awasi Program MBG, Seluruh SPPG di Daerah Siap Dievaluasi

Kejati Lampung Intensif Awasi Program MBG, Seluruh SPPG di Daerah Siap Dievaluasi