Tracking Kalori Pakai Aplikasi dan Smartwatch, Benarkah Efektif untuk Menurunkan Berat Badan?

PrakarsaWarga.Com – Menggunakan aplikasi penghitung kalori di ponsel maupun smartwatch kini semakin populer di kalangan masyarakat yang sedang menjalani program diet. Fitur ini dinilai dapat membantu memantau asupan makanan dan aktivitas harian. Namun, apakah benar metode ini efektif untuk menurunkan berat badan?

Spesialis Gizi Klinik, dr. Igus Ulfa Yaze, SpGK, menjelaskan bahwa tracking kalori pada dasarnya hanyalah alat bantu untuk meningkatkan kesadaran seseorang terhadap pola makan yang dijalani setiap hari. Keberhasilan diet tidak ditentukan oleh aplikasi, melainkan oleh kebiasaan sehat yang dilakukan secara konsisten.

Menurutnya, siapa pun yang ingin mencoba menghitung kalori cukup mencatat makanan yang dikonsumsi secara rutin. Tidak perlu terlalu terpaku pada angka yang muncul di aplikasi karena hasil perhitungannya hanya bersifat estimasi, bukan angka pasti.

“Yang terpenting adalah konsisten mencatat makanan dan menjadikan data tersebut sebagai bahan evaluasi pola makan, bukan sebagai sesuatu yang membuat stres,” jelasnya.

dr. Yaze menambahkan, baik aplikasi maupun smartwatch dapat digunakan sebagai alat pemantau kalori. Namun, pengguna perlu memahami bahwa angka kalori yang ditampilkan merupakan perkiraan berdasarkan data yang tersedia.

Selain menghitung jumlah kalori, masyarakat juga disarankan memperhatikan kualitas makanan yang dikonsumsi. Pasalnya, dua jenis makanan dengan jumlah kalori yang sama belum tentu memiliki nilai gizi dan efek kenyang yang setara.

Sebagai contoh, makanan yang berasal dari sumber protein dan sayuran akan memberikan manfaat gizi yang lebih baik dibandingkan makanan tinggi gula atau lemak, meskipun jumlah kalorinya sama.

Oleh karena itu, program penurunan berat badan sebaiknya tidak hanya berfokus pada angka kalori, tetapi juga mengutamakan pola makan bergizi seimbang, aktivitas fisik yang rutin, tidur yang cukup, serta gaya hidup sehat secara menyeluruh.

Pada akhirnya, aplikasi maupun smartwatch hanyalah pendukung dalam perjalanan diet. Faktor utama yang menentukan keberhasilan menurunkan berat badan tetap berasal dari komitmen menjaga kebiasaan sehat setiap hari.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You Missed

# *Kasus Narkoba White Rabbit Masuk Tahap Sidang, Tujuh Tersangka Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan*

# *Kasus Narkoba White Rabbit Masuk Tahap Sidang, Tujuh Tersangka Resmi Dilimpahkan ke Kejaksaan*

# *KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Rp100 Juta ke Gus Miftah dalam Sidang Korupsi Proyek Rel Kereta*

# *KPK Dalami Dugaan Aliran Dana Rp100 Juta ke Gus Miftah dalam Sidang Korupsi Proyek Rel Kereta*

# *Korban Kasus Kekerasan Seksual di Mojokerto Kini Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Rp92,9 Juta*

# *Korban Kasus Kekerasan Seksual di Mojokerto Kini Jadi Tersangka Dugaan Penipuan Rp92,9 Juta*

# Pria yang Aniaya Kakek di Masjid Depok Berhasil Ditangkap, Polisi Percepat Proses Penyidikan

# Pria yang Aniaya Kakek di Masjid Depok Berhasil Ditangkap, Polisi Percepat Proses Penyidikan

# KPK Geledah Rumah Bupati Nonaktif Sukoharjo, Dokumen Penting dan Dugaan Penyimpanan Emas 2,5 Kg Jadi Sorotan

# KPK Geledah Rumah Bupati Nonaktif Sukoharjo, Dokumen Penting dan Dugaan Penyimpanan Emas 2,5 Kg Jadi Sorotan

Kejati Lampung Intensif Awasi Program MBG, Seluruh SPPG di Daerah Siap Dievaluasi

Kejati Lampung Intensif Awasi Program MBG, Seluruh SPPG di Daerah Siap Dievaluasi